BANJARBARU, KakiNews.id – Keluhan pedagang dan pengunjung terkait kondisi lantai Pasar Bauntung Banjarbaru yang becek dan kotor akhirnya mendapat respons cepat dari Pemerintah Kota Banjarbaru.

Keluhan tersebut muncul setelah kondisi lantai disebut hampir dua bulan belum mendapat penanganan. Lantai yang becek tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi menghambat aktivitas pedagang dan masyarakat yang berbelanja.

Mengetahui kondisi tersebut, Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby langsung meminta Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarbaru mengambil tindakan.

Ia menginstruksikan agar bagian lantai yang bermasalah segera dibongkar dan diperbaiki tanpa menunggu lebih lama.

Instruksi itu langsung ditindaklanjuti. Sejak Jumat malam, 4 September 2026, pekerjaan perbaikan lantai di Pasar Bauntung mulai dikebut.

Lisa juga meminta agar proses perbaikan tidak menjadi alasan terhentinya aktivitas perdagangan di pasar.

“Tidak perlu menunggu pasar sepi. Area yang diperbaiki cukup diatur dan dilokalisir agar bagian lain tetap bisa digunakan. Saya sudah meminta dinas terkait untuk mempercepat pekerjaan, pengaturan area kerja juga harus jelas agar aktivitas jual beli tetap berjalan selama proses perbaikan berlangsung,” tegas Lisa.

Wali Kota Minta Keluhan Pedagang Tak Berlarut

Menurut Lisa, persoalan fasilitas pasar yang sudah berdampak terhadap kenyamanan pedagang dan masyarakat harus segera diselesaikan.

Karena itu, proses perbaikan diminta dilakukan dengan pengaturan area kerja yang jelas. Dengan demikian, pedagang tetap dapat berjualan sementara bagian lantai yang bermasalah diperbaiki.

Langkah tersebut menjadi bentuk respons Pemerintah Kota Banjarbaru terhadap persoalan yang muncul langsung di lapangan.

Pemkot Banjarbaru berharap perbaikan lantai Pasar Bauntung dapat meningkatkan kenyamanan pedagang sekaligus memberikan lingkungan pasar yang lebih bersih dan aman bagi masyarakat.

Perbaikan ini juga diharapkan mendukung kelancaran aktivitas jual beli di salah satu pusat perdagangan masyarakat di Banjarbaru.