Kakinewa, hss — Upaya melestarikan permainan tradisional sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat terus didorong Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Salah satunya melalui kegiatan Badandang 2026 yang digelar di Desa Panjampang Bahagia, Kecamatan Simpur, Minggu (23/8/2026).

Mewakili Bupati HSS, Sekretaris Daerah Kabupaten HSS, Drs. H. Muhammad Noor, M.AP., hadir sekaligus membuka secara resmi kegiatan yang diikuti 90 peserta dari wilayah Banua Enam tersebut. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam sambutan tertulis Bupati HSS yang dibacakannya, Sekda menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa, panitia pelaksana, serta Komunitas Pecinta Layang-Layang Dandang yang telah bersinergi menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Menurutnya, Badandang tidak sekadar menjadi sarana rekreasi dan olahraga masyarakat, tetapi juga memiliki nilai budaya yang penting untuk terus dikenalkan dan dilestarikan, khususnya kepada generasi muda di tengah perkembangan zaman.

“Melalui momentum Badandang ini, kita tidak hanya menerbangkan layang-layang, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan, mempererat tali silaturahmi, dan menanamkan kecintaan akan permainan tradisional kepada generasi penerus,” ujar Sekda.

Kegiatan Badandang 2026 berlangsung dalam suasana meriah dengan antusiasme peserta dan masyarakat yang turut menyaksikan. Selain menjadi wadah untuk menyalurkan minat terhadap permainan tradisional, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi dan silaturahmi antarwarga dari berbagai daerah.

Pemerintah Kabupaten HSS berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menjaga keberadaan permainan tradisional sekaligus memperkuat identitas budaya Banua.

Turut hadir Ketua KORMI Kabupaten HSS Muhlis Ridhani, S.