KAKINEWS.ID, BANJARMASIN – Upaya pencarian korban Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang masih hilang di perairan Masalembo mendapat dukungan tambahan.

Sekretaris Komisi II sekaligus Wakil Ketua Fraksi NasDem DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), H Jahrian, mendatangkan delapan penyelam berpengalaman dari Batam untuk membantu proses pencarian di sekitar bangkai kapal.

Tim penyelam tersebut didatangkan menggunakan dana pribadi H Jahrian. Mereka akan membantu memeriksa kondisi kapal yang berada di dasar laut, termasuk memastikan kemungkinan masih adanya korban yang terjebak di dalam maupun di sekitar bangkai kapal.

“Saya mendatangkan tim penyelam dari Batam sebanyak delapan orang. Saya berusaha mengecek bagaimana posisi kapal itu sebenarnya, siapa tahu masih ada korban yang tersangkut atau berada di dalamnya,” kata Jahrian saat meninjau Posko Darurat KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Rabu (16/9/2026).

Jahrian menegaskan, seluruh biaya operasional untuk mendatangkan dan mendukung tim penyelam tersebut ditanggung menggunakan uang pribadinya.

Menurutnya, bantuan itu diberikan semata-mata untuk membantu keluarga korban dan masyarakat Kalsel yang terdampak musibah.

“Apapun keluhan warga yang mengalami musibah, selagi bisa saya bantu pasti saya atasi. Kami menggunakan uang pribadi, bukan ingin cari nama. Apa yang saya katakan, itu yang saya laksanakan untuk rakyat,” ujarnya.

Langkah tersebut mendapat apresiasi dari keluarga korban. Mukhyar, warga Banjarmasin yang kehilangan delapan anggota keluarganya dalam tragedi KM Virgo Transport 8, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan nyata yang diberikan Jahrian.

“Kami mewakili keluarga sangat berterima kasih kepada Pak H Jahrian. Di saat kami bingung harus mengadu ke mana lagi selain perwakilan daerah kami, beliau hadir memberikan bantuan nyata,” tutur Mukhyar.

Mukhyar berharap keterlibatan tim penyelam dapat membantu memperjelas keberadaan anggota keluarganya yang hingga kini masih belum ditemukan.

Di sisi lain, ia juga meminta pemerintah melakukan investigasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan KM Virgo Transport 8. Berdasarkan keterangan penumpang yang selamat, alarm atau penanda bahaya disebut tidak berbunyi ketika kecelakaan terjadi.

“Saksi selamat menyampaikan alarm tidak berbunyi sama sekali. Karena itu, tebakan kami delapan anggota keluarga kami kemungkinan besar masih terjebak di dalam kamar kapal. Kami minta pemerintah melakukan investigasi menyeluruh terhadap pemilik dan manajemen kapal,” katanya.

KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9/2026), saat dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kapal tersebut membawa 243 orang dan 89 kendaraan.

Hingga Rabu (16/9/2026), operasi pencarian dan evakuasi masih berlangsung. Sebanyak 108 orang telah berhasil diselamatkan, enam orang meninggal dunia, sedangkan 129 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Tim SAR terus melakukan pencarian di lokasi kejadian dengan menghadapi kondisi cuaca dan gelombang laut yang menjadi salah satu kendala operasi.

Dengan dukungan delapan penyelam yang didatangkan H Jahrian menggunakan dana pribadi, keluarga korban berharap pencarian di sekitar bangkai kapal dapat memberikan titik terang mengenai keberadaan para korban yang masih hilang.