
KAKINEWS.ID, Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman menyampaikan dukacita mendalam atas gugurnya dua prajurit TNI dalam tugas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Selain itu, sejumlah petugas dan relawan penanggulangan karhutla di berbagai daerah juga dilaporkan meninggal dunia sepanjang 2026.
Dua prajurit TNI yang gugur yakni Letkol Cpn (Anm.) Dudi Firmansyah dan Kapten Cpn (Anm.) Nurhafiz Akbar. Sementara itu, satu personel lainnya, Serda Heri Prasetyo, hingga Kamis (5/11/2026) masih dalam proses pencarian.
“Atas nama pribadi dan keluarga besar Kemenko Polkam, serta selaku Ketua Pengarah Desk Koordinasi Penanggulangan Karhutla, saya menyampaikan dukacita mendalam atas gugurnya dua putra terbaik bangsa,” ujar Dudung dalam pernyataan resmi di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Kamis malam.
Dudung juga mengajak masyarakat mendoakan agar Serda Heri Prasetyo segera ditemukan dalam keadaan selamat.
“Satu personel lainnya, Serda Heri Prasetyo, hingga saat ini masih dalam pencarian. Kita semua berdoa semoga yang bersangkutan segera ditemukan dalam keadaan selamat,” katanya.

Selain prajurit TNI, Menko Polkam turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya sejumlah petugas dan relawan yang terlibat dalam penanganan karhutla di beberapa daerah.
Di Kalimantan Tengah, korban meninggal dunia yakni Akhmad Rizani, Ahmadin, dan Aries Sutio Luthfil Hadi. Sementara di Kalimantan Selatan, terdapat Nurdin atau dikenal dengan Amang Udin.
Adapun di Jawa Timur, petugas dan relawan yang meninggal dunia yakni Sukaris, Hendra Rony Wagiyanata, Wisnu Yuda Pratama, Sefriel Ardiansyah, Munawi, dan Suraji. Sedangkan di Sulawesi Selatan, terdapat Padayya.
Dudung menegaskan, para prajurit, petugas, dan relawan tersebut merupakan patriot bangsa sekaligus pejuang kemanusiaan. Mereka telah mengabdikan diri untuk melindungi keselamatan masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
“Mereka semua adalah para pejuang penanggulangan karhutla, sekaligus pejuang kemanusiaan yang telah mengabdikan diri untuk menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan penghormatan dan apresiasi atas keberanian serta pengorbanan para korban. Dudung berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.
“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah mereka, memberikan tempat terbaik di sisi-Nya, serta menganugerahkan kekuatan dan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.
Dudung menambahkan, jasa dan pengabdian para prajurit, petugas, serta relawan yang gugur akan terus dikenang sebagai bagian dari pengorbanan dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
“Selamat jalan, para patriot bangsa. Jasa dan pengabdiannya akan senantiasa dikenang,” pungkasnya.









