
KAKINEWS.ID, Jakarta – Tim gabungan TNI, Polri, BNPB, Basarnas, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat berhasil menemukan jenazah Sertu (Anumerta) Heri Prasetyo, salah satu prajurit TNI yang gugur dalam kecelakaan helikopter Mi-17 V5 di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.
Jenazah Heri ditemukan pada Jumat (6/11/2026), dua hari setelah helikopter mengalami kecelakaan saat menjalankan misi kemanusiaan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Helikopter Mi-17 V5 tersebut mengalami musibah pada Rabu (4/11/2026) ketika melaksanakan operasi water bombing di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan.
Pusat Penerangan (Puspen) TNI menyampaikan, jenazah Sertu (Anumerta) Heri Prasetyo selanjutnya akan diberangkatkan ke kampung halamannya di Trenggalek, Jawa Timur.
“Jenazah Sertu (Anumerta) Heri Prasetyo selanjutnya akan diberangkatkan ke kampung halamannya di Trenggalek, Jawa Timur, untuk dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Trenggalek pada Sabtu (7/11/2026),” demikian keterangan Puspen TNI.

Pemakaman militer tersebut menjadi bentuk penghormatan terakhir TNI atas jasa, dedikasi, dan pengorbanan almarhum dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
Sebelumnya, TNI telah melaksanakan upacara pemakaman militer terhadap dua prajurit lainnya yang gugur dalam kecelakaan helikopter tersebut pada Kamis (5/11/2026).
Kedua prajurit itu yakni Letkol Cpn (Anumerta) Dudi Firmansyah yang dimakamkan di TMP Cikutra, Bandung, serta Kapten Cpn (Anumerta) Nurhafiz Akbar Rizki Hartio yang dimakamkan di TMP Giri Tunggal, Semarang.
Penemuan jenazah Heri sekaligus menandai tuntasnya proses pencarian dan evakuasi seluruh prajurit yang gugur dalam kecelakaan helikopter Mi-17 V5 tersebut.
TNI memastikan para prajurit yang gugur saat menjalankan tugas negara mendapatkan penghormatan dan penghargaan atas pengabdian mereka kepada bangsa dan negara.









