
KAKINEWS.ID Tanjung – Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-51 tingkat Kabupaten Tabalong, diharapkan menjadi momentum menjaring kafilah terbaik untuk maju pada MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Selatan ke-38 tahun 2027 di kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Tabalong, H Nanang Mulkani mengatakan MTQ tingkat kabupaten ini memiliki peran strategis dalam mempersiapkan kafilah Tabalong agar mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
“MTQ juga memiliki makna penting dalam memperkuat nilai-nilai Alquran di tengah kehidupan masyarakat,” jelas Nanang pada pembukaan MTQ ke-51 Kabupaten Tabalong di Kecamatan Pugaan, Kamis (5/11/2026) malam.
Menurutnya, penyelenggaraan MTQ bukanlah pekerjaan sederhana, karena membutuhkan perencanaan, koordinasi, tenaga, waktu, serta dukungan dari seluruh pihak.
“Kita mengapresiasi seluruh masyarakat Kecamatan Pugaan dan berbagai pihak yang telah bergotong royong serta berkontribusi dalam mempersiapkan pelaksanaan MTQN ke-51,” ujarnya.

Nanang berharap nilai-nilai Alquran semakin tumbuh dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, lembaga pendidikan maupun di tengah masyarakat.
Nanang menambahkan MTQ di Kecamatan Pugaan, sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Tabalong melalui Tabalong SMART (Sejahtera, Maju, Religius, Terdepan).
“Pembangunan daerah yang maju harus berjalan beriringan dengan penguatan nilai-nilai agama sebagai bagian penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berakhlak mulia,” tandasnya.
Bupati Tabalong HM Noor Rifani berharap pelaksanaan MTQ bukan sekadar menjadi ajang mencari peserta berprestasi, namun mampu memberikan makna lebih luas dalam memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.
“Semoga seluruh kegiatan berjalan lancar, sukses serta memberikan makna yang luas bagi syiar Islam, khususnya di Kabupaten Tabalong yang kita cintai,” ujarnya.
Selaku Ketua Pelaksana MTQN ke – 51 Kabupaten Tabalong, Camat Pugaan, Farith Yusriannur Riza menyebutkan total peserta mencapai 541 orang terdiri atas 12 kafilah.
“Peserta terdiri atas para qari dan qariah, hafiz dan hafizah dan dari berbagai cabang lomba lainnya yang didampingi official dan pelatih masing-masing,” kata Riza.
Untuk menjamin kualitas penilaian, Riza mengungkapkan, panitia juga telah berkoordinasi dengan LPTQ Kabupaten Tabalong dalam menghadirkan dewan hakim yang kompeten, adil, dan profesional.
Adapun cabang yang diperlombakan meliputi tilawah, tartil, tahfiz, syarhil dan fahmil, kaligrafi, hingga karya tulis Ilmiah Alqur’an.
Riza menegaskan MTQ menjadi bagian dari syiar Islam untuk membumikan Alquran, memperkuat nilai-nilai keislaman, merajut ukhuwah Islamiyah, serta membentuk generasi Qurani yang berakhlakul karimah.
“Kita berharap lahir generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Tabalong yang SMART,” ujarnya.







