KAKINEWS, KANDANGAN – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus mendorong peningkatan kesadaran aparatur terhadap pentingnya menjaga kesehatan melalui pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kegiatan CKG dilaksanakan di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten HSS pada Rabu (15/7/2026), dengan diikuti Wakil Bupati HSS H. Suriani, S.Sos., M.AP., Sekretaris Daerah HSS Drs. H. Muhammad Noor, M.AP., serta jajaran ASN di lingkungan Sekretariat Daerah.

Program tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten HSS melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) untuk memperluas cakupan skrining kesehatan masyarakat.

Pelayanan dilakukan oleh tenaga kesehatan dari puskesmas secara bergiliran dengan mendatangi instansi pemerintahan. Langkah ini diharapkan dapat memudahkan ASN memperoleh pemeriksaan kesehatan tanpa harus meninggalkan aktivitas pelayanan pemerintahan dalam waktu yang lama.

Sejumlah pemeriksaan diberikan kepada peserta, mulai dari pengukuran berat badan, lingkar perut, tekanan darah, pemeriksaan gula darah, kesehatan mata, telinga hingga gigi.

Selain pemeriksaan dasar, petugas kesehatan juga melakukan skrining terhadap sejumlah penyakit dan faktor risiko, di antaranya tuberkulosis (TBC), penyakit paru, penyakit jantung, tingkat aktivitas fisik, kanker, kesehatan jiwa serta pemeriksaan lain sesuai indikasi medis.

Pelaksanaan CKG bagi ASN ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi dan advokasi bersama perangkat daerah. Pemerintah Kabupaten HSS menargetkan cakupan Cek Kesehatan Gratis tahun 2026 mencapai 46 persen dari total penduduk Kabupaten HSS.

Melalui pemeriksaan secara rutin, kondisi kesehatan dapat diketahui lebih awal sehingga faktor risiko maupun gejala penyakit dapat segera ditindaklanjuti. Hal ini sekaligus menjadi langkah preventif untuk mendorong masyarakat, termasuk ASN, agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.

Pemerintah Kabupaten HSS berharap pelaksanaan CKG yang menyasar lingkungan pemerintahan dapat menjadi contoh pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala sekaligus mendukung percepatan pencapaian target cakupan layanan kesehatan di daerah.