Kakinews.id, MARTAPURA – Kondisi jembatan di Jalan Tatah Pemangkih Tengah, Kecamatan Tatah Makmur, Kabupaten Banjar, yang sebelumnya dikeluhkan warga karena mengalami kerusakan dan nyaris ambruk, mendapat perhatian dari Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, Milky Rosadie, mengatakan pihaknya telah turun langsung untuk melihat kondisi jembatan tersebut setelah mendapat informasi dari masyarakat.

Milky menyampaikan apresiasi terhadap warga yang telah menyampaikan kondisi infrastruktur tersebut kepada pemerintah daerah.

“Kami mewakili dinas berterima kasih terhadap aduan warga. Karena kami juga tidak bisa melihat seluruh jembatan di Kabupaten Banjar karena keterbatasan anggota kami. Alhamdulillah, kami mendapatkan informasi ini,” ujar Milky, Senin (28/9/2026) siang.

Menurutnya, setelah dilakukan pemantauan, ditemukan adanya kerusakan pada bagian struktur bawah jembatan. Kondisi tersebut membutuhkan penanganan lebih serius karena perbaikan permanen nantinya harus dilakukan dengan membongkar bagian aspal dan melakukan pekerjaan pada struktur jembatan.

“Dari apa yang kami pantau, kerusakannya ada di bagian struktur bawah jembatan. Kita harus membongkar aspal yang ada, artinya kita harus melakukan pemutusan terlebih dahulu di sana,” jelasnya.

Sebagai langkah awal, Dinas PUPRP akan mengupayakan penanganan sementara secepatnya pada tahun ini. Langkah tersebut dilakukan untuk mengamankan kondisi jembatan sekaligus mengurangi risiko kecelakaan bagi masyarakat yang melintas.

“Untuk langkah awal, kami mengamankan area tersebut untuk menghindari kecelakaan. Intinya kami akan melakukan penanganan sementara,” katanya.

Sementara untuk perbaikan secara permanen, Milky menyebut pihaknya merencanakan pekerjaan tersebut pada tahun anggaran berikutnya. Hal itu lantaran perbaikan membutuhkan pekerjaan konstruksi yang lebih menyeluruh pada bagian struktur jembatan.

“Untuk penanganan yang permanen akan dilakukan pada anggaran berikutnya,” tegasnya.

Milky menambahkan, perhatian terhadap kondisi jembatan tersebut juga mendapat dorongan dari legislatif. Sebelumnya, anggota DPRD Kabupaten Banjar, Wahyu Akbar, turut menyampaikan masukan terkait kondisi jembatan yang menjadi akses masyarakat tersebut.

Menurut Milky, adanya perhatian dari legislatif menjadi dorongan tambahan bagi pihaknya untuk mengupayakan penanganan jembatan tersebut dalam pembahasan anggaran berikutnya.

“Kemarin ada juga masukan dari anggota DPRD Banjar Wahyu Akbar tentang jembatan tersebut. Alhamdulillah dari legislatif ada yang mendorong, artinya kami akan lebih percaya diri untuk di anggaran berikutnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, warga mengeluhkan kondisi jembatan di Jalan Tatah Pemangkih Tengah yang dinilai semakin memprihatinkan. Kerusakan pada bagian jembatan membuat masyarakat khawatir, terlebih jembatan tersebut masih digunakan sebagai akses aktivitas sehari-hari.

Dengan adanya rencana penanganan sementara dan perbaikan permanen, warga berharap kondisi jembatan dapat segera ditangani sehingga akses masyarakat tetap aman dan lancar.