KAKINEWS.ID, BANJARMASIN — Keluarga Imam Buhari, korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8, akhirnya bisa mengikhlaskan kepergian sang anak setelah jenazahnya ditemukan dan berhasil diidentifikasi.

Jenazah Imam Buhari dimakamkan di sekitar kediaman keluarganya di Jalan Sungai Baru, Gang Kelinci, Kelurahan Sungai Baru, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kalimantan Selatan, Jumat (2/10/2026).

Kedatangan jenazah disambut keluarga, kerabat, dan tetangga. Setibanya di rumah duka, jenazah disambut dengan kalimat tauhid dan kemudian disalatkan di kediaman almarhum sebelum dimakamkan.

Adik kandung Imam Buhari, Jenna, mengatakan keluarga merasa lega setelah sang kakak akhirnya ditemukan dan identitasnya dipastikan.

Meski demikian, kelegaan itu bercampur duka karena Imam Buhari ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia.

“Leganya akhirnya kakak teridentifikasi. Semoga korban lain yang hingga kini belum ditemukan dan teridentifikasi bisa segera ditemukan dan diidentifikasi,” ujar Jenna.

Suasana haru menyelimuti proses pemakaman. Keluarga membacakan Surat Yasin dan doa untuk almarhum sebelum jenazah dimakamkan.

Ayah korban, Saladin, mengatakan keluarga telah menerima kepergian putranya sebagai bagian dari takdir.

“Kami sudah ikhlas. Kami menganggap ini takdir, jadi kami sudah ikhlas dan merelakan. Semoga korban lain juga bisa segera ditemukan,” kata Saladin.

Saladin mengaku lebih lega setelah mengetahui keberadaan putranya meski harus menerima kenyataan bahwa Imam Buhari telah meninggal dunia.

Selama prosesi pemakaman, Saladin terus memanjatkan doa untuk putranya. Ia berharap Imam Buhari mendapat tempat terbaik di sisi Allah.

“Sekarang kita hanya bisa mendoakan untuk Imam. Tidak bisa lagi kita memberikan apa pun selain doa. Semoga anak saya dan korban lain diberi tempat terbaik di sisi-Nya,” pungkasnya.

Imam Buhari merupakan salah satu korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa. Proses pencarian dan identifikasi korban masih dilakukan terhadap korban yang hingga kini belum ditemukan maupun belum teridentifikasi.