
Jakarta, Kakinews – Timnas Prancis langsung menunjukkan ambisi besar pada laga perdana Grup I Piala Dunia 2026 dengan menurunkan formasi ultra-ofensif saat menghadapi Senegal, Rabu (17/6/2026) dini hari WIB.
Pelatih Didier Deschamps memasang empat penyerang sekaligus dalam susunan pemain utama Les Bleus. Keputusan berani tersebut menjadi sinyal bahwa Prancis tidak ingin sekadar menang, tetapi juga mendominasi sejak laga pembuka.
Dipimpin kapten sekaligus bintang utama Kylian Mbappe, Prancis memburu awal sempurna dalam misi merebut gelar juara dunia ketiga setelah sukses pada edisi 1998 dan 2018.
Piala Dunia 2026 juga menjadi turnamen terakhir bagi Deschamps yang telah menangani Les Bleus selama 14 tahun. Selama ini, pelatih berusia 57 tahun itu kerap mendapat kritik karena dinilai terlalu berhati-hati meski memiliki skuad bertabur bintang.
Namun, menghadapi Senegal, Deschamps tampaknya memilih mengubah pendekatan. Berdasarkan daftar susunan pemain yang dirilis FIFA, Prancis turun dengan formasi menyerang 4-2-4 yang menempatkan empat pemain depan sekaligus untuk membongkar pertahanan lawan.

Di lini belakang, Les Bleus mengandalkan kombinasi Dayot Upamecano, Jules Kounde, William Saliba, dan Theo Hernandez untuk menjaga keseimbangan tim.
Keberanian Deschamps memainkan empat penyerang menunjukkan keseriusan Prancis dalam mengawali perjalanan menuju trofi Piala Dunia 2026. Dengan kualitas individu yang dimiliki Mbappe dan rekan-rekannya, Les Bleus diprediksi tampil agresif sejak menit pertama demi mengamankan tiga poin penting atas Senegal.








Tinggalkan Balasan