
KAKINEWS.ID, BANJARMASIN — Perebutan kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin kian memanas. Sebanyak tujuh pejabat dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak melanjutkan tahapan seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekdako Banjarmasin tahun 2026.
Ketujuh kandidat tersebut yakni Edy Wibowo, Gusti Abdul Wakhid, Hendro, Herman Hidayatullah, Ichrom Muftezar, Machli Riyadi, dan Ryan Utama. Sementara dua pelamar lainnya, Mohammad Rofiq dan Indrawansyah, dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekdako Banjarmasin, Dolly Syahbana, mengatakan proses seleksi masih akan berlanjut ke sejumlah tahapan penting sebelum nantinya diputuskan oleh Wali Kota Banjarmasin.
“Seleksi masih berproses. Setelah administrasi, ada tahapan penelusuran rekam jejak, klarifikasi, hingga tes kompetensi,” ujar Dolly.
Ia menjelaskan, tes kompetensi atau assessment telah dilaksanakan pada 7 Mei 2026 di Assessment Center Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarbaru. Dalam tahapan tersebut, masing-masing peserta diminta mempresentasikan makalah sekaligus mengikuti sesi wawancara.

“Semua peserta mengikuti assessment sesuai jadwal yang telah ditentukan panitia seleksi,” katanya.
Dolly menambahkan, hasil akhir seleksi dijadwalkan diumumkan pada 18 Mei 2026. Setelah itu, nama kandidat terbaik akan diserahkan kepada Wali Kota Banjarmasin selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk menentukan Sekda definitif.
“Keputusan akhir tetap berada di tangan wali kota,” tegasnya.
Jabatan Sekda Kota Banjarmasin sendiri menjadi posisi strategis dalam pemerintahan daerah karena berperan sebagai motor penggerak birokrasi dan koordinasi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Karena itu, proses seleksi dilakukan secara terbuka dan ketat guna mendapatkan figur yang dinilai paling kompeten memimpin birokrasi di lingkungan Pemko Banjarmasin.






Tinggalkan Balasan