Ketua KAKI Kalsel, H Akhmad Husaini SH MA ( foto : Doc Pribadi

 

KAKI.News, MARABAHAN– Rencana aksi unjuk rasa yang sebelumnya akan digelar LSM Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Kalsel di Kabupaten Barito Kuala resmi ditunda.

Hal tersebut disampaikan Ketua KAKI Kalsel, H Akhmad Husaini SH MA, Sabtu (9/5/2026).

Menurut Akhmad Husaini, sebelumnya pihaknya telah melayangkan surat pemberitahuan kepada Polres Barito Kuala terkait rencana aksi yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 12 Mei 2026, di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Batola.

“Aksi unjuk rasa yang sebelumnya kami rencanakan di Kejari Batola sementara kami tunda. Dalam surat yang telah kami sampaikan ke Polres Batola, awalnya aksi itu untuk mempertanyakan perkembangan penanganan dugaan kasus korupsi PDAM Barito Kuala serta beberapa persoalan lainnya,” ujar aktivis yang akrab disapa H Usai ini

Ia menjelaskan, pembatalan aksi tersebut dilakukan setelah mempertimbangkan situasi dan kondisi yang dinilai kurang memungkinkan.

Selain itu, pihaknya juga ingin menjaga kondusivitas masyarakat di wilayah Barito Kuala.

“Kami tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan ingin menjaga situasi tetap aman serta kondusif di tengah masyarakat Batola,” katanya.

Sebagai pengganti aksi unjuk rasa, KAKI Kalsel berencana mengagendakan audiensi dengan pihak terkait.

Namun jadwal pelaksanaannya masih akan ditentukan kemudian.

“Kemungkinan besar akan kami gantikan dengan audiensi. Nanti jadwalnya akan kami sampaikan kembali,” tambah H Usai.

Ia menegaskan, pihaknya tetap berkomitmen mengawal berbagai dugaan kasus korupsi yang menjadi perhatian publik, khususnya di Kalimantan Selatan.

“KAKI Kalsel tetap konsisten mendorong penegakan hukum dan transparansi dalam setiap penanganan perkara dugaan korupsi,” p ungkas aktivis antikorupsi yang kerap beraksi di Kejagung, Mabes Polri hingga KPK RI di Jakarta ini.