
kAKINEWS, Tabalong – Pemerintah Kabupaten Tabalong terus mematangkan rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dengan dukungan pemerintah pusat. Hingga awal Januari 2026, proses perencanaan telah memasuki tahap akhir dan segera dilanjutkan dengan kontrak perjanjian kerja antara Pemkab Tabalong dan Kementerian PUPR.
Pembangunan TPST ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperbaiki sistem pengelolaan sampah agar lebih efektif dan efisien, sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi dari pengolahan sampah.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabalong, Muhammad Ramadani, menjelaskan bahwa kontrak perjanjian kerja dengan Kementerian PUPR akan mencakup kesiapan lahan, operasional, serta rencana pembangunan fisik yang dijadwalkan mulai dilaksanakan pada tahun 2027.
Menurutnya, kehadiran TPST akan mengubah pola pengelolaan sampah di Tabalong yang sebelumnya hanya menggunakan sistem kumpul, angkut, dan timbun menjadi sistem yang lebih modern dengan proses pengolahan lanjutan.
“TPST itu nanti mengubah pengelolaan sampah yang dulunya kumpul, angkut, dan timbun. Sekarang dengan adanya TPST, pemerintah akan melakukan pengumpulan, pengangkutan, dan pengolahan lagi di TPST, di mana sampah-sampah yang terkumpul dari rumah tangga akan dipilah kembali menggunakan mekanikel, tidak manual dengan tenaga manusia, tetapi menggunakan alat,” ujar Muhammad Ramadani.

Ia menambahkan, proses pengolahan sampah di TPST nantinya akan didukung dengan berbagai peralatan modern seperti konveyor, alat pemilah, gibrik, serta mesin pengolah lainnya.
Dengan teknologi tersebut, sampah yang sebelumnya tidak memiliki nilai guna diharapkan dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi, seperti kompos, bahan bakar biomassa, hingga RDF atau bahan bakar alternatif dari sampah.
Melalui pembangunan TPST ini, Pemerintah Kabupaten Tabalong berharap pengelolaan sampah di daerah dapat menjadi lebih tertata, ramah lingkungan, serta mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.






Tinggalkan Balasan