
KAKINEWS.ID Tanjung- Para penerima beasiswa Pemuda Tabalong Smart tahun 2026 diminta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan di “Bumi Saraba Kawa”, selain sukses dalam pendidikan.
Dalam arahannya Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani juga menegaskan beasiswa ini bentuk kepercayaan dan harapan agar penerima program dapat belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik daerah, serta menunjukkan prestasi terbaik.
“Ke depan daerah kita membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas namun memiliki integritas, kepedulian, dan semangat untuk berkontribusi,” tegas Haji Fani (sapaan bupati), Sabtu (27/6/2026).
Karena itu penerima beasiswa tidak hanya mengejar nilai akademik namun mampu membangun karakter, memperluas wawasan, dan mengembangkan kemampuan diri.
Komitmen berkontribusi bagi pembangunan daerah ini pun tertuang dalam Pakta Integritas yang ditandatangani para penerima Beasiswa Pemuda Tabalong Smart tahun 2026 yang terpilih kuliah di Politeknik Energi dan Mineral AKAMIGAS dan Politeknik Hasnur.

penandatangan Pakta Integritas dihadiri Ditektur Politeknik Energi dan Mineral AKAMIGAS, DR Erdila Indriani dan Direktur Politeknik Hasnur, DR Tesdiq Prigel Kaloka sekaligus memberikan pemaparan terkait profil perguruan tinggi masing-masing.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Tabalong Zulfan Noor mengatakan selain dua perguruan tinggi tersebut tahun ini beasiswa Pemuda Tabalong Smart juga diberikan untuk kuliah di ITPLN, Universitas Pertamina, Politeknik Semen Indonesia.”Beasiswa berupa biaya UKT, uang pangkal dan uang saku per bulan,” jelasnya.
Penerima beasiswa selain dari jalur prestasi akademik juga non akademik berupa penghargaan tingkat provinsi hingga nasional baik bidang seni, sains, olahraga dan kebudayaan.
Salah satu penerima beasiswa dari jalur non akademik Muhammad Rezi Putra mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan pemerintah daerah sehingga bisa kuliah di Politeknik Semen Indonesia.
Rezi sendiri pernah mewakili Kabupaten Tabalong sebagai Duta Anak Kalsel bidang pendidikan dan kebudayaan.
“Saya pilih jurusan teknologi informatika di Politeknik Semen Indonesia,” ungkap lulusan SMA Negeri 1 Tabalong.
Sebagai orangtua Rezi, Daud yang hanya pedagang di Pasar Kapar mengaku cukup bangga dan senang keinginan putranya bisa lanjut ke perguruan tinggi terwujud berkat program beasiswa dari Pemkab Tabalong.





