Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan menerima kunjungan silaturahmi jajaran Badan Pusat Statistik Kabupaten HSS di ruang kerja Wakil Bupati, Kamis (5/3/2026). (Foto: Istimewa)

KAKINEWS, HSS – Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) H. Suriani, S.Sos., M.AP., menerima silaturahmi jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten HSS di ruang kerjanya, Kamis (5/3/2026).

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga statistik dalam mendukung pembangunan berbasis data.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPS Kabupaten HSS Agung Setiawan Prasetya, S.ST., M.Si., berpamitan seiring penugasan barunya sebagai Kepala BPS Kabupaten Tapin. Turut diperkenalkan Kepala BPS Kabupaten HSS yang baru, Toyib Nasikun, S.ST., M.E., yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala BPS Kabupaten Barito Kuala.

Wakil Bupati HSS menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi serta kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini. Ia menegaskan bahwa data statistik yang akurat dan terpercaya memiliki peran strategis dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, kami menyampaikan terima kasih atas kolaborasi yang telah terbangun. Data yang valid dan berkualitas menjadi fondasi dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran,” ujarnya.

Kepada Kepala BPS yang baru, Wakil Bupati menyampaikan ucapan selamat datang serta harapan agar sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam penyediaan data statistik yang komprehensif dan responsif terhadap kebutuhan pembangunan.

“Semoga sinergi antara BPS dan pemerintah daerah semakin solid dalam menghadirkan data yang akurat sebagai dasar pengambilan keputusan yang berdampak nyata bagi kemajuan daerah,” tuturnya.

Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten HSS menegaskan komitmennya untuk terus mendorong tata kelola pemerintahan berbasis data, sehingga setiap kebijakan yang diambil lebih terukur dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.