
KAKIINEWS, KANDANGAN – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus mendorong pengembangan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga memperhatikan potensi, bakat, minat, kecerdasan, dan karakter setiap peserta didik.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui pelaksanaan Tes Psikologi Bakat dan Minat Generasi Berkualitas bagi siswa SMP kelas VIII dan IX se-Kabupaten HSS. Kegiatan tersebut mulai dilaksanakan pada Senin (24/8/2026) dan menyasar sebanyak 4.184 siswa SMP di seluruh wilayah Kabupaten HSS.
Pada hari pertama pelaksanaan, Bupati HSS, H. Syafrudin Noor, S.E., S.Sos., meninjau langsung kegiatan psikotes yang berlangsung di SMP Negeri 1 Angkinang.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten HSS beserta jajaran, tim psikotes dari PT Indo Pratama Konsultan, serta Kepala SMP Negeri 1 Angkinang bersama dewan guru.
Pada kesempatan tersebut, PT Indo Pratama Konsultan juga menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Bupati HSS sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan Pemerintah Kabupaten HSS dalam pelaksanaan Tes Psikologi Bakat dan Minat Generasi Berkualitas bagi siswa SMP di Kabupaten HSS.

Pelaksanaan psikotes bekerja sama dengan PT Indo Pratama Konsultan dan dilaksanakan secara bertahap mulai 24 Agustus 2026 hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Bupati HSS H. Syafrudin Noor mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perhatian terhadap perkembangan peserta didik secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga potensi dan karakter pribadi.
“Alhamdulillah, mulai hari ini Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan bekerja sama dengan PT Indo Pratama Konsultan melaksanakan psikotes bagi siswa-siswi SMP kelas 8 dan 9. Tujuannya untuk mengetahui potensi diri, minat, bakat, kecerdasan, serta karakter mereka,” ujar Bupati.
Menurutnya, pemetaan potensi sejak dini penting dilakukan agar setiap siswa dapat lebih mudah dikenali karakter dan kecenderungannya. Hasil tersebut nantinya dapat menjadi bahan bagi orang tua, guru, maupun pemerintah dalam memberikan pendampingan dan mengarahkan perkembangan anak sesuai kemampuan masing-masing.
“Setiap anak memiliki potensi yang berbeda-beda. Karena itu, kita perlu mengetahui sejak dini apa yang menjadi minat, bakat, dan kemampuan mereka, sehingga dapat diarahkan dan dikembangkan secara lebih tepat,” lanjutnya.
Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten HSS ingin membangun generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berkualitas.
“Kita ingin membentuk karakter yang berkualitas untuk anak-anak generasi di Hulu Sungai Selatan, menjadikan generasi emas yang berkualitas dan cerdas,” tuturnya.
Ia berharap hasil pemetaan psikologis tersebut dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam mendampingi perjalanan pendidikan para siswa. Selain membantu mengenali kekuatan dan potensi diri, hasil tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa dalam menentukan pilihan pendidikan maupun pengembangan diri pada masa mendatang.
Lebih jauh, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab HSS untuk membangun sistem pendidikan yang semakin adaptif terhadap kebutuhan peserta didik. Pemahaman terhadap karakter dan potensi anak diharapkan dapat membuat proses pendidikan tidak semata-mata berorientasi pada nilai akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang percaya diri, berkarakter, memiliki arah, dan mampu mengembangkan kemampuan terbaiknya.
Dengan melibatkan 4.184 siswa SMP, pelaksanaan psikotes ini menjadi salah satu bentuk investasi Pemerintah Kabupaten HSS dalam menyiapkan sumber daya manusia sejak dini. Hasil pemetaan diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai potensi generasi muda HSS sehingga pendampingan dapat diberikan secara lebih tepat dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing peserta didik.
Melalui langkah tersebut, Pemkab HSS meneguhkan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga mampu mengenali, membimbing, dan mengembangkan potensi setiap anak menuju generasi emas yang berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing.





