Bupati HSS H. Syafrudin Noor menyerahkan dokumen Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 kepada Ketua DPRD HSS H. Akhmad Fahmi dalam Rapat Paripurna DPRD HSS, Kamis (9/7/2026). (Foto: Prokopim HSS)

KAKINEWS, HSS — Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mulai mematangkan arah kebijakan pembangunan dan anggaran untuk Tahun Anggaran 2027.

Hal tersebut disampaikan Bupati HSS H. Syafrudin Noor saat menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten HSS, Kamis (9/7/2026).

Rapat berlangsung di Ruang Utama Gedung DPRD HSS, Jalan Pangeran Antasari, Kandangan, dan dipimpin Ketua DPRD HSS H. Akhmad Fahmi, didampingi Wakil Ketua I H. Husnan, S.Ag., serta Wakil Ketua II H. M. Kusasi, S.E., S.AP., M.M.

Dari total 30 anggota DPRD HSS, sebanyak 23 anggota hadir dalam rapat tersebut, sementara empat anggota lainnya dinyatakan izin. Dari pihak eksekutif hadir Bupati HSS, Wakil Bupati H. Suriani, Sekretaris Daerah H. Muhammad Noor, serta jajaran kepala perangkat daerah.

Dalam rapat tersebut, Bupati HSS menyerahkan dokumen Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 kepada DPRD HSS untuk selanjutnya dibahas bersama sebagai bagian dari proses penyusunan APBD 2027.

Bupati menjelaskan, proyeksi APBD Kabupaten HSS Tahun Anggaran 2027 mencapai Rp2,15 triliun.

Proyeksi tersebut terdiri dari target pendapatan daerah sebesar Rp1,88 triliun dan penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp268,5 miliar.

Menurut Bupati, target pendapatan tersebut disusun berdasarkan tren penerimaan daerah selama tiga tahun terakhir. Optimalisasi pendapatan daerah, pemanfaatan aset, penguatan dana transfer serta digitalisasi tata kelola keuangan menjadi bagian dari strategi yang disiapkan pemerintah daerah.

Untuk arah pembangunan 2027, Pemkab HSS mengusung tema “Penguatan Sektor Pangan Lokal dan Industri Kreatif Didukung Sumber Daya Manusia dan Infrastruktur Berkualitas.”

Tema tersebut kemudian diwujudkan melalui lima prioritas pembangunan, yakni penguatan transformasi ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, percepatan pengentasan kemiskinan, pembangunan infrastruktur dan lingkungan hidup, serta reformasi birokrasi dan transformasi digital.

Bupati menegaskan ketahanan pangan menjadi salah satu perhatian utama dalam rancangan KUA-PPAS 2027.

Menurutnya, penguatan ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan lahan persawahan atau perkebunan, tetapi juga membutuhkan dukungan fasilitas lainnya.

“Dalam KUA-PPAS ini kita banyak membahas masalah ketahanan pangan, dalam hal ini targetnya bukan hanya tersedianya lahan persawahan atau perkebunan, tetapi juga fasilitas pendukung lainnya seperti alat, jalan menuju lokasi perkebunan yang perlu kita dukung untuk ketahanan pangan,” ujar Syafrudin Noor.

Ia menjelaskan, Kabupaten HSS memiliki potensi besar di sektor pangan sehingga pembangunan infrastruktur pendukung menjadi salah satu bagian penting untuk mengoptimalkan potensi tersebut.

Selain ketahanan pangan, pemerintah daerah juga memberikan perhatian terhadap pengembangan industri kreatif dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ketua DPRD HSS H. Akhmad Fahmi menyatakan pihaknya telah menerima dokumen Rancangan KUA-PPAS 2027 dan akan membahasnya lebih lanjut bersama pemerintah daerah.

Ia menyambut baik fokus ketahanan pangan yang menjadi salah satu arah kebijakan dalam rancangan tersebut.

Menurutnya, kemampuan daerah dalam menyediakan produk dan stok pangan sendiri dapat menjadi salah satu upaya menghadapi tekanan inflasi.

Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 selanjutnya akan dibahas antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten HSS hingga mencapai kesepakatan sebagai dasar penyusunan Rancangan APBD HSS Tahun Anggaran 2027.