KAKINEWS, KANDANGAN – Suasana meriah memenuhi Stadion 2 Desember Ganda Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Selasa (28/7/2026). Sekitar 700 peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari berbagai lembaga di HSS mengikuti puncak Gebyar PAUD Tahun 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional sekaligus menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas, keberanian, kemandirian, dan kemampuan bersosialisasi sejak usia dini.

Puncak Gebyar PAUD 2026 secara resmi dibuka oleh Bunda PAUD Kabupaten HSS, Hj. Mustaidah Syafrudin Noor. Kegiatan mengusung tema “Anak HSS Cerdas, Ceria, dan Berkarakter: Menyongsong Masa Depan Cemerlang.”

Sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan turut hadir, di antaranya Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten HSS, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten HSS, jajaran kepala SKPD, para camat, Bunda PAUD kecamatan, serta perwakilan organisasi pendidikan anak usia dini seperti IGTKI, HIMPAUDI, IGRA dan IGABA.

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Mustaidah Syafrudin Noor mengapresiasi pelaksanaan Gebyar PAUD yang dinilainya memberikan ruang bagi anak-anak untuk belajar sekaligus mengembangkan potensi diri dalam suasana menyenangkan.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu menumbuhkan rasa percaya diri dan kemampuan bersosialisasi anak, terutama bagi peserta didik yang baru memasuki lingkungan sekolah.

“Harapan kami, mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, percaya diri, dan berkarakter,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten HSS, Ronaldy Prana Putra, menjelaskan bahwa rangkaian Gebyar PAUD 2026 telah dilaksanakan dalam dua tahap.

Kegiatan diawali dengan perlombaan di wilayah Kecamatan Daha, kemudian dilanjutkan dengan puncak kegiatan di Kandangan yang diikuti sekitar 700 anak dari berbagai lembaga PAUD.

Menurutnya, Gebyar PAUD tidak hanya berorientasi pada perlombaan. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran untuk mengembangkan karakter, kreativitas, kemandirian, kemampuan bersosialisasi hingga keberanian anak.

Berbagai lomba turut memeriahkan kegiatan, mulai dari membaca surah pendek, peragaan busana, menyanyi, membawa kelereng, Senam Anak Indonesia Hebat, mengelompokkan warna, menyusun balok hingga memindahkan bendera.

Setiap perlombaan dirancang agar anak mendapatkan pengalaman belajar sekaligus bermain. Aktivitas tersebut juga membantu mengasah kemampuan motorik, kreativitas, kerja sama dan rasa percaya diri.

Tidak hanya perlombaan, kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan. Bunda PAUD HSS bersama jajaran menyerahkan paket alat tulis kepada anak-anak serta paket sembako bagi masyarakat penerima manfaat.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari kepedulian pemerintah daerah dalam mendukung kebutuhan pendidikan anak sekaligus membantu masyarakat.

Melalui Gebyar PAUD 2026, Pemerintah Kabupaten HSS berharap perhatian terhadap pendidikan anak usia dini terus diperkuat. Kolaborasi antara pemerintah, keluarga, tenaga pendidik dan berbagai pihak dinilai penting untuk memastikan anak-anak mendapatkan lingkungan tumbuh dan belajar yang baik.

Dengan pendidikan dan pendampingan yang tepat sejak usia dini, anak-anak HSS diharapkan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, ceria, mandiri dan berkarakter, serta mampu menyongsong masa depan dengan penuh percaya diri.