
KAKINEWS.ID, BANJARBARU – Komandan Rindam XXII/Tambun Bungai Brigjen TNI-AD Ali Akhwan menyebut sebanyak 2.241 peserta mengikuti Pendidikan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tahun 2026 di wilayah Kalimantan. Dari jumlah tersebut, 934 peserta berasal dari Kota Banjarmasin dan seluruhnya dinyatakan lulus.
“Alhamdulillah hari ini kita sudah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan SPPI KDKMP 2026. Saya sebagai Dankolat 12 yang membawahi wilayah Kalimantan, yaitu Singkawang, Banjarmasin, dan Balikpapan. Total siswa sebanyak 2.241 orang, dan di Banjarmasin ada 934 orang yang dinyatakan lulus. Seluruh kegiatan berjalan aman dan lancar,” ujar Ali Akhwan saat penutupan pendidikan di Rindam XXII/Tambun Bungai, Banjarbaru.
Menurutnya, program SPPI bertujuan mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat perekonomian masyarakat melalui pengembangan koperasi yang berlandaskan asas kekeluargaan sebagaimana diamanatkan Pasal 33 UUD 1945.
Ali menjelaskan, peserta SPPI merupakan lulusan perguruan tinggi jenjang S1 hingga S2 yang telah memiliki kompetensi akademik di berbagai bidang. Selama pendidikan di Rindam, mereka mendapatkan pembinaan karakter, kepemimpinan, disiplin, dan tanggung jawab sebagai bekal saat menjalankan tugas di lapangan.
“Bahkan ada peserta yang sudah S2 dan memiliki usaha UMKM dengan omzet yang sangat baik. Mereka memiliki modal ilmu, kemudian dibentuk mental dan kepemimpinannya selama pendidikan di sini,” ungkapnya.

Ia berharap para lulusan mampu menjadi pionir pembangunan ekonomi di daerah masing-masing dengan memanfaatkan kompetensi yang dimiliki untuk memperkuat koperasi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.





