KAKINEWS, HSS – Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H. Suriani, S.Sos., M.AP., menghadiri peringatan Haul Syech TGH. Ismail atau Datu Bajayau di Desa Bajayau Tengah, Kecamatan Daha Barat, Selasa (23/6/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri ribuan jamaah, tokoh masyarakat, ulama, dan habaib dari berbagai daerah.

Peringatan haul diawali dengan pembacaan maulid, tahlil, serta manaqib Datu Bajayau yang dikenal sebagai salah satu ulama kharismatik keturunan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (Datu Kelampayan). Datu Bajayau tercatat pernah menimba ilmu di Tanah Suci Makkah selama 17 tahun dan berguru kepada sejumlah ulama besar sebelum kembali berdakwah di kampung halamannya.

Puncak acara diisi tausiyah yang disampaikan Ketua MUI Provinsi Kalimantan Selatan, TGH. Ahmad Syairazi. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya mencintai para ulama dan orang-orang saleh sebagai jalan memperoleh keberkahan dalam kehidupan.

“Empat hal yang dapat mengantarkan seseorang kepada kemuliaan adalah senang berkumpul dengan orang saleh, selalu bersyukur, berbakti kepada kedua orang tua, dan mengamalkan amal yang diridhai Allah SWT,” pesannya.

Usai menghadiri rangkaian haul dan ziarah makam Datu Bajayau, Wakil Bupati HSS melanjutkan agenda dengan meninjau pembangunan jalan poros Bajayau–Sawaja yang saat ini memasuki tahap pengurukan.

Menurut H. Suriani, proyek tersebut memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Daha. Jalan tersebut diharapkan mampu mempermudah akses menuju Banjarmasin sekaligus menjadi jalur penghubung dengan Kabupaten Tapin.

“Pembangunan jalan ini akan menjadi urat nadi perekonomian masyarakat. Selain memperpendek waktu tempuh menuju Banjarmasin, ke depan jalur Bajayau–Sawaja juga diproyeksikan menjadi alternatif poros Barat Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten HSS optimistis pembangunan infrastruktur tersebut akan memberikan dampak positif terhadap mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, serta membuka peluang pengembangan kawasan di wilayah Daha dan sekitarnya.

Melalui sinergi pembangunan infrastruktur dan pelestarian nilai-nilai religius, Pemkab HSS terus berupaya mewujudkan daerah yang sejahtera, mandiri, agamis, mengayomi, dan teknologis sesuai semangat HSS SEMANGAT.