Karangan bunga dari KAKI Kalsel dan Forum Demokrasi Masyarakat Sipil sebagai bentuk apresiasi kepada Kejari Barito Kuala atas pengungkapan dugaan kasus korupsi PDAM Batola. (Foto: Istimewa)

 

KAKI News, MARABAHAN – Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Kalimantan Selatan bersama Forum Demokrasi Masyarakat Sipil mengirimkan karangan bunga ucapan terima kasih kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Barito Kuala sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mengungkap dugaan tindak pidana korupsi di PDAM Barito Kuala.
Ketua KAKI Kalimantan Selatan, H. Akhmad Husaini, SH, MH, mengatakan karangan bunga tersebut merupakan dukungan moral kepada jajaran Kejari Barito Kuala yang dinilai telah menunjukkan keberanian dalam menindak dugaan korupsi tanpa pandang bulu.
“Kami mengapresiasi langkah Kejari Barito Kuala yang telah mengungkap dugaan korupsi di PDAM Batola. Karangan bunga ini merupakan bentuk dukungan agar penanganan perkara tersebut terus dilanjutkan hingga tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Husaini itu menegaskan, pemberantasan korupsi harus dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa membedakan status maupun jabatan pihak yang diduga terlibat.
Menurut aktivis antikorupsi tersebut, keberanian aparat penegak hukum dalam mengusut kasus korupsi patut mendapat dukungan dari masyarakat sebagai wujud komitmen bersama menciptakan pemerintahan yang bersih.
“Kami berharap proses penyidikan terus dikembangkan. Jika nantinya ditemukan keterlibatan pihak lain berdasarkan alat bukti yang sah, maka harus diproses sesuai hukum tanpa pandang bulu,” tegasnya.
Ia menambahkan, KAKI Kalsel akan terus mengawal perkembangan perkara tersebut sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung upaya pemberantasan korupsi di Kalimantan Selatan.