KAKINEWS.ID Tanjung – Kawasan Wikau Tabalong jadi ajang balap liar para remaja itu karena lokasi lainnya yang biasa dijadikan tempat balapan liar sering ada patroli dan penertiban dari petugas.

Pendekatan khusus polisi pada para balap liar, libatkan camat dan lurah. Kapolsek Tanjung, Ipda Ferry Andika Mei sebelumnya merespon laporan warga Wikau Desa Kambitin tentang semua itu.

Hasilnya, didapati beberapa remaja bersama dengan sepeda motornya. Mereka diduga juga ikut balap liar di lokasi

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J melalui Kasi Humas Polres Tabalong, Iptu Heri Siswoyo, membenarkan penindakan dugaan balap liar yang dilaksanakan Polsek Tanjung.”Kegiatan penertiban didukung oleh Sekdes Kambitin, Lurah Tanjung dan Camat Tanjung,” katanya.

Para remaja yang ditemukan di lokasi karena tak sempat melarikan diri kemudian diberikan imbauan akan bahaya balapan liar.
Selain itu juga terkait dengan dampak kerugian dari penggunaan knalpot tidak sesuai standar.

“Para remaja ini diingatkan agar tidak membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya serta warga di sekitar lokasi,” katanya.

Dalam persoalan ini, lanjutnya, karena remaja yang rata-rata masih di bawah umur ini dipastikan belum matang secara emosional, maka orang tua sangat berperan dalam melakukan pengawasan dan kontrol.

Orang tua hendaknya dapat menanamkan disiplin berlalu lintas dan menjadi contoh yang baik bagi anak, tidak memberikan kendaraan tanpa pengawasan dan mengarahkan ke kegiatan yang positif.

“Selain orang tua, peran lingkungan juga penting dalam mengantisipasi hal ini. Masyarakat diharapkan segera melapor jika menemukan aktivitas balap liar,” katanya.

Ia memastikan Polres Tabalong bersama Polsek jajaran terus melakukan patroli rutin dan penindakan apabila menemukan aksi balap liar.

Pasalnya, aksi ini bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga sangat berbahaya karena berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal hingga korban jiwa.