
LUMAJANG, KAKINEWS.ID – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Senin 2 November 2026 menyantuni secara langsung keluarga korban longsor di Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.
Khofifah menemui keluarga almarhum Imron Rosadi (40 tahun) dan putrinya, Hilya (9 tahun), yang meninggal tertimbun material longsor.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Mudah-mudahan almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” katanya.
Ia juga menyerahkan santunan kepada keluarga korban serta bantuan bahan pangan kepada warga setempat.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menyalurkan bantuan material bangunan untuk memperbaiki rumah yang rusak, berupa 75 sak semen Portland, 5.000 bata merah, 1.500 genteng, dan 60 batang kayu balok.

Ia mengingatkan pentingnya kewaspadaan menjelang peralihan musim. Ia menyebut, prediksi BMKG tentang puncak kekeringan di Jawa Timur yang semula September telah direvisi menjadi November.
Hujan, katanya, diperkirakan mulai turun Desember 2026 sampai Februari 2027.
Ia bersyukur hujan mulai turun di beberapa wilayah setelah berbagai elemen masyarakat berikhtiar, termasuk salat istisqa.
Beberapa daerah di Jawa Timur, seperti Trenggalek, Malang khususnya Tirtoyudo, dan Lumajang, mengalami longsor.
Bupati Lumajang Indah Amperawati Masdar berterima kasih kepafa Khofifah yang hadir langsung di rumah duka warganya.***









