
Kuansing, Kakinews – Kedatangan tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Senin (29/6/2026), langsung mengguncang perhatian publik. Bersamaan dengan itu, beredar kabar mengenai adanya sejumlah pejabat yang disebut-sebut diamankan. Namun hingga berita ini diturunkan, informasi tersebut belum mendapat konfirmasi resmi dari KPK.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, belum memberikan penjelasan terkait agenda maupun hasil kegiatan tim lembaga antirasuah tersebut di Kuansing. Saat dikonfirmasi wartawan, Budi hanya memberikan jawaban singkat.
“Nanti dikabarin kalau sudah oke ya mas,” ujarnya, Senin (29/6/2026).
Pernyataan itu membuat berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat belum dapat dipastikan kebenarannya. KPK juga belum menjelaskan apakah kehadiran timnya berkaitan dengan penyelidikan, penyidikan, pengumpulan bahan keterangan, atau kegiatan lainnya.
Di tengah belum adanya penjelasan resmi tersebut, perhatian publik kembali tertuju pada langkah sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Kuansing yang diketahui mengganti nomor telepon seluler mereka sejak akhir Mei hingga awal Juni 2026.

Nama-nama yang diketahui mengganti nomor telepon antara lain Bupati Kuansing H. Suhardiman Amby, Wakil Bupati H. Muklisin, Sekretaris Daerah Zulkarnain, serta sejumlah kepala dinas, kepala badan, hingga beberapa unsur DPRD Kuansing.
Pergantian nomor telepon itu sebelumnya sempat menyulitkan kalangan wartawan dalam melakukan konfirmasi mengenai berbagai persoalan pemerintahan maupun kebijakan di Kabupaten Kuansing.
Saat ditanya mengenai alasan pergantian nomor tersebut beberapa waktu lalu, Bupati Suhardiman Amby hanya memberikan jawaban singkat.
“Ini cuma ganti nomor handphone sebentar saja. Tau lah dinda,” katanya sambil tersenyum.
Senada dengan itu, Wakil Bupati H. Muklisin juga tidak memberikan penjelasan rinci saat dikonfirmasi usai rapat paripurna DPRD Kuansing.
“Biasalah Mas, sementara nomor handphone diganti dulu,” ujarnya.
Kini, setelah tim KPK diketahui berada di Kuansing, pergantian nomor telepon sejumlah pejabat tersebut kembali menjadi bahan perbincangan publik. Meski demikian, hingga saat ini belum ada bukti maupun pernyataan resmi yang mengaitkan pergantian nomor telepon tersebut dengan aktivitas KPK di Kabupaten Kuantan Singingi.
Monitorindonesia.com masih terus menghimpun informasi dari berbagai sumber dan menunggu keterangan resmi KPK mengenai tujuan kedatangan timnya serta perkembangan yang terjadi di Kuansing. Segala informasi lanjutan akan disampaikan setelah ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang.







