KAKINEWS.ID, BANJARMASIN – Kualitas udara di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, berada pada kategori tidak sehat pada Jumat (4/9/2026) pagi.

Berdasarkan data IQAir yang dipantau pada pukul 07.00 waktu setempat, indeks kualitas udara atau AQI⁺ US mencapai 154. Polutan utama yang terpantau adalah PM2.5 dengan konsentrasi 60,2 mikrogram per meter kubik (µg/m³).

Kondisi tersebut menempatkan kualitas udara Banjarmasin dalam kategori tidak sehat. Masyarakat, khususnya kelompok sensitif, perlu mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk.

Selain tingginya konsentrasi PM2.5, data cuaca menunjukkan suhu udara sekitar 23 derajat Celsius, kelembapan 85 persen, serta kecepatan angin yang relatif rendah, yakni sekitar 1 kilometer per jam.

IQAir juga menampilkan peringatan adanya kebakaran di wilayah Kalimantan Selatan, yang berpotensi berkontribusi terhadap peningkatan partikulat di udara.

Data kualitas udara tersebut berasal dari dua stasiun pemantauan yang dikontribusikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta kontributor lainnya.

Masyarakat diimbau memperhatikan perkembangan kualitas udara dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika konsentrasi asap dan partikulat meningkat.