KAKINEWS.ID, Banjarmasin: Kualitas udara di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan pada Kamis, 10 September 2026, menunjukkan kondisi yang berbeda-beda. Berdasarkan data IQAir yang tersedia, kualitas udara berada mulai dari kategori baik hingga tidak sehat.
Berikut kondisi kualitas udara di 13 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan:
1. Banjarmasin – AQI 301, kategori berbahaya.

2. Banjarbaru – AQI 192, kategori tidak sehat.

3. Kabupaten Banjar (Martapura)- AQI 16, kategori baik.

4. Barito Kuala (Marabahan)- AQI 170, kategori tidak sehat.

5. Tabalong (Tanjung)-AQI 161, kategori tidak sehat.

6. Hulu Sungai Selatan (Kandangan)-AQI 114, kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.

7. Tanah Bumbu (Batulicin)-AQI 56, kategori sedang.

8.Kotabaru-AQI 51, kategori sedang.

9.Hulu Sungai Tengah (Barabai)-AQI 89, kategori sedang.

10. Tapin (Rantau)-AQI 62, kategori sedang.

11. Tanah Laut (Pelaihari)-Data AQI tidak tersedia secara langsung.

12. Hulu Sungai Utara (Amuntai)-Data AQI tidak tersedia.

13. Balangan- Data AQI tidak tersedia.

Kualitas Udara Berbeda Antarwilayah

Data tersebut menunjukkan adanya perbedaan kualitas udara yang cukup mencolok di Kalimantan Selatan. Banjarmasin tercatat sebagai wilayah dengan indeks tertinggi dalam data yang tersedia, sedangkan Martapura berada pada kategori baik.

Untuk wilayah yang tidak memiliki angka AQI pada pemantauan IQAir, data tidak dicantumkan agar informasi yang disampaikan tetap akurat.
Masyarakat yang berada di wilayah dengan kualitas udara buruk, khususnya kelompok sensitif, disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk.

Catatan: Angka AQI dapat berubah sepanjang hari mengikuti pembaruan data IQAir. Sebagian lokasi juga dapat menggunakan estimasi atau pemodelan ketika tidak tersedia stasiun pemantauan langsung.