KAKINEWS.ID Tanjung – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tabalong, menyosialisasikan penerapan surat perintah pencairan dana (SP2D) online dan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) guna percepatan serapan anggaran.
Bupati Tabalong HM Noor Rifani saat membuka sosialisasi mengatakan penerapan SP2D Online dan KKPD sangat sejalan dengan visi Tabalong Smart, khususnya dalam hal digitalisasi.

“Penerapan sistem digital dalam pengelolaan keuangan daerah wujud nyata semangat Smart Government,” kata Noor Rifani, Jumat (27/2/2026).

Karena itu seluruh kepala SKPD dan camat bisa memanfaatkan sosialisasi ini agar bisa memahami penerapan SP2D Online dan kelebihan dari KKPD.

Mengingat tidak semua daerah pakai SP2D online ini dan Kartu Kredit Pemerintah Daerah sebagai upaya penyerapan anggaran yang lebih cepat.

Kepala BPKAD Kabupaten Tabalong, Husin Ansari menjelaskan penggunaan KKPD diprioritaskan untuk belanja rutin yang sering menjadi temuan inspektorat jika menggunakan sistem lama.

Diantaranya belanja BBM, makan dan minum harian hingga paket rapat atau kegiatan rutin lainnya.
“KKPD sendiri dipegang oleh PPTK di setiap OPD dan sebaiknya pilih PPTK yang mampu secara finansial karena sering menggunakan dana talangan,” jelas Husin.

Sementara itu Kepala Bapperinda Tabalong Arianto mengatakan KKPD menjadi alternatif agar uang persediaan bisa terserap hingga akhir tahun.

“Dengan penggunaan KKPD tentunya penyimpangan bisa dikurangi,” ungkapnya dikutip Antara.
Sosialisasi sendiri menghadirkan nara sumber dari Bank Kalsel yakni Ahnan Naufal Fadhil Akbar ( Divisi Komersil dan Korporasi) dan Muhammad Chairil Ramadhan (Divisi Dana dan Digital Banking).