
KAKINEWS.ID, BANJARMASIN – Program Pendidikan Kesetaraan dinilai menjadi salah satu solusi efektif dalam menekan angka putus sekolah sekaligus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat di Kota Banjarmasin.
Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banjarmasin, Hj. Neli Listriani, saat menghadiri Pengukuhan dan Pelepasan Siswa Kelas Akhir Program Pendidikan Kesetaraan dan Program Pembelajaran Al-Qur’an bagi Lansia Komunitas Edukasi Bersinar Kecamatan Banjarmasin Barat, yang dirangkai dengan pelepasan lulusan Paket A, Paket B, dan Paket C PKBM Warrahmah Tahun Ajaran 2025–2026 di halaman Kantor Kecamatan Banjarmasin Barat, Senin (29/6/2026).
Hj. Neli mengapresiasi terselenggaranya program tersebut karena memberikan kesempatan bagi masyarakat yang sempat terputus pendidikannya untuk kembali belajar dan memperoleh ijazah pendidikan formal melalui jalur nonformal.
“Program ini sangat kami apresiasi karena mampu membantu mengurangi angka anak putus sekolah di Kota Banjarmasin. Yang membanggakan, tidak hanya anak-anak, tetapi juga para lansia memiliki semangat belajar yang tinggi dengan mengikuti pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan nonformal merupakan bentuk nyata komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memastikan seluruh lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan.

Ia berharap Program Pendidikan Kesetaraan terus berkembang dan mampu menjangkau lebih banyak warga sehingga angka putus sekolah di Banjarmasin dapat terus ditekan.





