
KAKINEWS.ID, BANJARMASIN – Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Kalimantan Selatan menegaskan bahwa edukasi menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap investasi di pasar modal.
Hal itu disampaikan dalam Workshop Wartawan yang digelar di Banjarmasin, Kamis (30/7/2026). Melalui kegiatan tersebut, BEI mendorong penyampaian informasi yang akurat dan mudah dipahami agar masyarakat memahami investasi sebagai instrumen keuangan jangka panjang, bukan sekadar mengikuti tren atau spekulasi.
Kepala Kantor Perwakilan BEI Kalimantan Selatan, Yuniar, mengatakan media massa memiliki peran strategis dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Menurutnya, pemberitaan yang berkualitas dapat membantu publik memahami manfaat, risiko, serta mekanisme investasi di pasar modal.
“Di tengah dinamika politik maupun pergerakan pasar yang terus berubah, masyarakat membutuhkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Dengan informasi yang akurat, masyarakat kami harap tidak mudah terpengaruh oleh isu, rumor, maupun informasi yang menyesatkan terkait investasi,” ujar Yuniar.
Ia menambahkan, kolaborasi antara BEI dan insan pers menjadi salah satu langkah penting untuk memperluas penyebaran informasi mengenai pasar modal kepada masyarakat.

Selain meningkatkan minat masyarakat yang belum mengenal investasi, edukasi juga dinilai penting bagi investor aktif agar terus meningkatkan kemampuan dalam menganalisis pergerakan saham sebelum mengambil keputusan investasi.
“Wartawan memiliki posisi penting sebagai penyaring informasi sebelum disampaikan kepada publik. Kami harap hasil diskusi dan materi yang diperoleh dapat diolah menjadi pemberitaan yang informatif dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” katanya.
Melalui sinergi dengan media, BEI berharap tingkat literasi pasar modal di Kalimantan Selatan terus meningkat sehingga mampu melahirkan investor yang lebih cerdas, rasional, dan bijak dalam mengambil keputusan investasi.





