
KAKINEWS.ID Amuntai Dirazia penghuni Lapas Kelas IIB Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Razia diawali dengan apel gabungan yang juga diikuti oleh anggota Polres HSU dan Kodim 1001 HSU/BLG yang dipimpin Kalapas Kelas IIB Amuntai Gusti Iskandarsyah.
Kegiatan dilanjutkan dengan razia dan tes urine, sebelum keluar dari kamar tahanan para warga binaan diperiksa terlebih dahulu untuk mencegah adanya barang terlarang dari kamar yang dibawa keluar.
Anggota Lapas bersama dengan anggota Kodim dan Polres membantu memeriksa barang barang yang ada di kamar tahanan.
Menggunakan alat detektor lemari dan beberapa barang diperiksa dengan seksama. di lokasi terpisah, dilakukan tes urine kepada warga binaan dan anggota Lapas.

Dari hasil razia ditemukan beberapa barang seperti korek api, gunting, parfum dan kabel terminal listrik. Hasil dari tes urine juga disampaikan langsung oleh Kalapas dan semua hasilnya negatif.
Saat ini jumlah warga binaan yang ada di Lapas Kelas IIB Amuntai sekitar 500 orang, dengan kasus mendominasi adalah kasus Narkotika.
Kalapas Gusti Iskandarsyah mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Salah satu poin utamanya adalah melakukan deteksi gangguan keamanan serta bersinergi dengan penegak hukum lainnya. “Lapas harus menjadi tempat pembinaan yang aman bersih dan kondusif,” ujarnya.






