KAKINEWS.ID, Jakarta – KRI Torani-870 mengevakuasi tiga anak buah kapal (ABK) KM El Rayyan GT 4 yang tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal ikan tuna berbendera Taiwan, KM Ching Kuo Yu Fa Hao, di perairan Selat Malaka, Rabu (28/10/2026).

Evakuasi dilakukan prajurit TNI Angkatan Laut dari unsur Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I setelah menerima laporan insiden yang terjadi di sekitar perbatasan perairan Indonesia-Malaysia.

Dalam siaran persnya, peristiwa bermula ketika KM El Rayyan GT 4 mengalami kerusakan mesin sekitar pukul 01.00 WIB. Saat berada dalam kondisi tersebut, kapal nelayan tradisional itu ditabrak kapal ikan tuna berbendera Taiwan hingga akhirnya tenggelam.

Menindaklanjuti laporan kejadian, Pos TNI AL (Posal) Pantai Labu berkoordinasi dengan Basarnas dan pihak terkait untuk mendukung proses evakuasi.

KRI Torani-870 kemudian bertolak dari Dermaga Markas Komando Kodaeral I menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 80 mil laut (nautical miles).

Setibanya di lokasi, prajurit KRI Torani-870 menurunkan perahu karet untuk mempermudah proses penyelamatan. Berkat kesigapan personel di lapangan, ketiga ABK berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

Selanjutnya, ketiga ABK menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum dibawa ke Kodaeral I untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Keberhasilan evakuasi tersebut menunjukkan respons cepat prajurit TNI AL dalam membantu menyelamatkan korban kecelakaan laut, khususnya di wilayah perairan Selat Malaka.