KAKINEWS,ID Tanjung Aksi September Hitam, refleksi berbagai persoalan HAM dan tragedi kemanusiaan ini diwarnai simbolik para mahasiswa yang mengenakan pakaian serba hitam, Sabtu (19/9/2026).

Ada sekitar 50 mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tanjung bersama BEM STIA Tabalong dan BEM STIT Syekh Nafis Tabalong, mendapat pengamanan dan pelayanan dari jajaran Polres Tabalong.

Personel kepolisian dikerahkan untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib sekaligus menjaga kelancaran aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Peserta dengan mengenakan pakaian hitam, peserta membawa pengeras suara, spanduk, dan sejumlah poster berisi pesan-pesan reflektif. Kabid PTKP HMI Cabang Tanjung M. Kevindra Ilham, memberikan arahan kepada peserta agar menyampaikan aspirasi secara tertib.

Peserta juga diminta tetap memperhatikan pengguna jalan dan tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas selama perjalanan. Massa berkumpul di Taman Giat Kota Tanjung, Jalan Pangeran Antasari.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan mimbar bebas dan penyampaian orasi reflektif oleh perwakilan mahasiswa. Dalam orasinya, M. Kevindra Ilham menyampaikan refleksi mengenai istilah “September Gelap” atau “September Hitam”, yang selama ini digunakan untuk mengenang dan menyuarakan berbagai persoalan HAM serta tragedi kemanusiaan yang terjadi di Indonesia pada bulan September.

Sejumlah spanduk dan poster turut dibentangkan peserta. Di antaranya bertuliskan “Aksi Simbolik September Hitam”, “Indonesia Masih Lumpuh”, “Menolak Lupa”, serta pesan “Waspada Karhutla”.

Di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalsel, para peserta juga melakukan aksi sosial dengan membagikan masker gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan.

Sebanyak kurang lebih 500 masker dibagikan di sepanjang Jalan Pangeran Antasari, termasuk di sekitar Masjid Agung Ash-Shiratal Mustaqim dan kawasan Taman Giat Kota Tanjung.

Aksi tersebut menjadi bagian dari kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang terdampak kondisi kualitas udara akibat kabut asap.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana melalui Kasi Humas, Iotu Heri Siswoyo, mengatakan Kepolisian berkomitmen memberikan pengamanan dan pelayanan terhadap setiap kegiatan masyarakat, termasuk penyampaian aspirasi mahasiswa.