
KAKINEWS.ID Amuntai – Bupati Sahrujani memberi kepedulian kepada korban musibah kebakaran.
Musibah terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), dua kali terjadi dalam waktu yang berdekatan. Rumah warga di Desa Teluk Daun dan bangunan sekolah di Desa Jingah Bujur, kedua lokasi ini dikunjungi oleh Bupati.
Sahrujani turun langsung meninjau lokasi musibah kebakaran yang terjadi di Desa Teluk Daun, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Kebakaran tersebut menghanguskan satu unit kios barang campuran yang juga difungsikan sebagai tempat pengisian minyak milik warga bernama Muhammad Zaini.
Peristiwa ini berdampak pada 2 Kepala Keluarga (KK) dengan total 11 jiwa yang terdampak, serta menimbulkan kerugian material yang cukup besar. Beruntung, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Bupati meninjau langsung kondisi pasca kebakaran serta berdialog dengan korban dan warga sekitar untuk mengetahui kebutuhan mendesak yang diperlukan.
Selain itu, Bupati juga menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten HSU kepada warga terdampak.
Bupati menyampaikan rasa prihatin dan duka atas musibah yang terjadi serta berharap para korban diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut.
“Kami menyampaikan rasa prihatin atas musibah kebakaran ini. Semoga para korban diberikan ketabahan dan kekuatan. Pemerintah daerah akan terus hadir memberikan dukungan dan bantuan yang diperlukan,” ujar H. Sahrujani.
Ia juga menginstruksikan instansi terkait untuk segera melakukan pendataan secara menyeluruh serta memastikan penanganan dan penyaluran bantuan berjalan cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan korban.
Sahrujani bersama Wakil Bupati Hero Setiawan juga meninjau langsung lokasi kebakaran yang melanda Komplek Pendidikan dan Panti Asuhan Nurul Fajeri di Desa Jingah Bujur, Kecamatan Haur Gading.
Dalam kunjungan tersebut, keduanya didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten HSU Drs. H. M. Rusdi Hilmi, M.A., serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) HSU Amos Silitonga, S.T.
Setibanya di lokasi, rombongan meninjau sejumlah bangunan yang terdampak kebakaran dan berdialog dengan pengurus yayasan untuk mengetahui kondisi terkini pasca musibah.
Kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan berat pada sejumlah fasilitas utama, termasuk bangunan asrama dan berbagai sarana pendukung yang selama ini digunakan untuk menunjang kegiatan pendidikan serta pembinaan anak-anak panti





