KAKINEWS.ID, BANJARMASIN – Fenomena sejumlah sekolah negeri yang kekurangan peserta didik pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 menjadi perhatian serius DPRD Kota Banjarmasin. Komisi IV memastikan akan turun langsung ke lapangan untuk mengevaluasi kondisi tersebut sekaligus mencari solusi agar proses belajar mengajar tetap berjalan optimal.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Neli Listriani, mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin guna membahas persoalan minimnya jumlah siswa di sejumlah sekolah negeri.

“Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan karena tidak mungkin pelaksanaan pembelajaran berjalan optimal dengan jumlah murid yang sangat sedikit. Ini harus segera dicarikan jalan keluarnya,” ujar Neli, Senin (6/7/2026).

Menurutnya, Komisi IV akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) saat tahun ajaran baru dimulai. Kunjungan tersebut bertujuan melihat langsung kondisi sekolah yang mengalami kekurangan peserta didik sekaligus menyerap aspirasi dari pihak sekolah.

“Nanti saat dimulai tahun ajaran baru kami akan meninjau langsung ke lapangan. Melihat kondisi sekolah-sekolah tersebut dan mencari solusi bersama agar persoalan ini tidak berlarut-larut,” katanya.

DPRD juga akan mengkaji sejumlah alternatif penyelesaian, mulai dari penambahan gelombang pendaftaran hingga mengarahkan calon peserta didik yang tidak diterima di sekolah tujuan ke sekolah negeri yang masih kekurangan siswa.

“Apakah perlu ada inovasi, penambahan gelombang pendaftaran, atau siswa yang tidak lulus di sekolah pilihannya diarahkan ke sekolah-sekolah yang masih sepi peminat. Semua opsi itu perlu dibahas bersama,” ucapnya.

Neli menilai persoalan sekolah negeri yang sepi peminat menjadi pekerjaan rumah bersama. Menurutnya, pemerintah harus memastikan seluruh sekolah negeri memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang meski masyarakat kini semakin bebas menentukan pilihan sekolah