KAKINEWS.IDBANJARMASIN – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan telah menerima 135 data ante mortem terkait korban KM Virgo Transport 8. Data tersebut dikumpulkan dari sejumlah Polda di Indonesia untuk membantu proses identifikasi jenazah.

Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr Moch Sofwan mengatakan, jumlah data ante mortem yang diterima lebih banyak dibanding jumlah korban yang masih dalam pencarian karena terdapat laporan ganda dari keluarga korban.

“Semua sudah terkumpul, ternyata banyak duplikasi. Yang artinya itu satu keluarga bisa melapor ke Polda yang berbeda,” ujar Sofwan, Selasa (22/9/2026).

Menurutnya, data ante mortem tersebut berasal dari keluarga 128 korban yang sebelumnya masih dinyatakan dalam pencarian. Seluruh korban disebut telah memiliki data ante mortem sebagai bahan pembanding dalam proses identifikasi.

“Seluruh korban sudah punya data ante mortem, tapi semakin banyak data ante mortem itu semakin baik dan membantu proses identifikasi,” katanya.

Hingga Selasa (22/9/2026), DVI Polda Kalsel telah mengidentifikasi sembilan jenazah dari total 18 jenazah yang telah ditemukan dalam rangkaian pencarian KM Virgo Transport 8.

Sementara sembilan jenazah lainnya masih menjalani proses identifikasi.

Tiga jenazah yang ditemukan tim penyelam dari dalam badan kapal pada Senin (21/9/2026) masih dalam pemeriksaan. Dua jenazah lainnya yang ditemukan di wilayah Kalimantan Tengah tiba di Banjarmasin pada Selasa dini hari dan juga masih diperiksa.

Kemudian, tiga jenazah yang dievakuasi dari lokasi pencarian pada Selasa siang turut menjalani proses identifikasi di RS Bhayangkara Banjarmasin.

DVI juga mengirim salah satu sampel ke Jakarta untuk pemeriksaan DNA.

“Setelah sampel diambil, kita kirimkan ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan pada DNA,” jelas Sofwan.

Proses identifikasi diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua pekan. Namun, waktu tersebut dapat lebih cepat apabila proses pemeriksaan tidak mengalami antrean.

“Prosesnya memakan waktu dua mingguan, tapi ada kemungkinan kalau tidak krodit itu seminggu,” ujarnya.

DVI Polda Kalsel meminta keluarga korban bersabar selama proses identifikasi berlangsung. Setelah identitas korban dipastikan, hasilnya akan segera disampaikan kepada keluarga.