Jakarta, Kakinews – Timnas Haiti dan Skotlandia akan saling berhadapan dalam laga krusial Grup C Piala Dunia 2026 di Stadion Gillette, Boston, Amerika Serikat, Minggu (14/6/2026) pukul 08.00 WIB.

Di atas kertas, Brasil masih menjadi favorit utama grup. Namun duel Haiti kontra Skotlandia diprediksi menjadi pertarungan sengit untuk menentukan siapa yang paling berpeluang menjadi penantang terdekat Selecao dalam perebutan tiket ke fase gugur.

Haiti datang ke Piala Dunia dengan semangat besar setelah menunggu selama 52 tahun untuk kembali tampil di panggung sepak bola terbesar dunia. Penampilan ini menjadi yang kedua bagi negara Karibia tersebut sejak debut mereka pada edisi 1974.

Tim berjuluk The Grenadiers itu mengandalkan permainan cepat dan serangan balik mematikan. Ketajaman lini depan mereka bertumpu pada Duckens Nazon, pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Haiti dengan 44 gol, serta Wilson Isidor yang dikenal memiliki kecepatan dan kekuatan fisik mumpuni.

Selain itu, Haiti juga diperkuat sejumlah pemain yang berkarier di Eropa seperti Ruben Providence dan Jean-Ricner Bellegarde. Di bawah mistar, sosok veteran Johny Placide masih menjadi andalan utama sekaligus pemimpin tim.

Modal Haiti cukup menjanjikan setelah tampil meyakinkan sepanjang kualifikasi zona CONCACAF. Tanpa kendala cedera berarti, pasukan Sebastien Migne bertekad menciptakan kejutan besar di Grup C.

Sementara itu, Skotlandia datang dengan bekal pengalaman yang jauh lebih matang. Piala Dunia 2026 menjadi penampilan kesembilan mereka di ajang ini sekaligus menandai kembalinya Tartan Army setelah absen sejak 1998.

Skuad asuhan Steve Clarke diperkuat sederet pemain yang telah teruji di kompetisi elite Eropa. Nama-nama seperti Scott McTominay, John McGinn, Lewis Ferguson, Che Adams, hingga Lawrence Shankland diproyeksikan menjadi tumpuan utama dalam memburu kemenangan perdana.

Skotlandia juga membawa salah satu kisah menarik di turnamen ini melalui kehadiran Craig Gordon. Pada usia 43 tahun, sang penjaga gawang menjadi pemain tertua yang tampil di Piala Dunia 2026.

Meski lebih diunggulkan, Skotlandia tidak datang dengan kondisi sempurna. Absennya gelandang kreatif Billy Gilmour akibat cedera lutut menjadi kehilangan besar bagi keseimbangan permainan mereka. Bek Scott McKenna juga masih diragukan tampil karena mengalami benturan ringan.

Pertandingan ini diyakini berlangsung ketat. Skotlandia unggul dari sisi pengalaman dan kualitas individu, namun Haiti memiliki kecepatan, semangat juang, serta efektivitas serangan balik yang dapat menjadi senjata mematikan.

Siapa pun pemenangnya, hasil laga ini berpotensi menjadi penentu peta persaingan Grup C. Sebab, tim yang mampu mengamankan tiga poin akan menempatkan diri sebagai pesaing utama Brasil dan menjaga asa melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.