
KAKINEWS.ID, BANJARMASIN — Pemerintah Kota Banjarmasin terus memperkuat peran koperasi hingga ke tingkat akar rumput. Upaya ini ditandai dengan pembukaan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Perkoperasian bagi Pengurus dan Pengawas Koperasi Kelurahan Merah Putih Angkatan II se-Kota Banjarmasin, Senin (27/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel berbintang tersebut dibuka oleh Staf Ahli Wali Kota, Isa Anshari, mewakili Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR. Dalam sambutannya, Isa menegaskan komitmen pemerintah dalam menjadikan koperasi sebagai pilar utama ekonomi masyarakat.
“Pemerintah ingin menekankan pentingnya koperasi sebagai pondasi ekonomi rakyat dan pilar ketahanan pangan nasional. Pemerintah memberikan perhatian serius terhadap penguatan koperasi sebagai fondasi ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, koperasi tidak lagi diposisikan sebagai pelengkap program semata, melainkan sebagai mesin penggerak ekonomi kerakyatan. Hal ini diperkuat dengan langkah konkret Pemko yang telah membentuk satuan tugas khusus guna mempercepat pembentukan koperasi di seluruh wilayah kota.
Hasilnya, seluruh 52 kelurahan di Banjarmasin kini telah memiliki koperasi dengan akta pendirian resmi. Isa menilai capaian ini bukan sekadar administratif, tetapi mencerminkan tumbuhnya semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi masyarakat.

“Pemko telah membentuk satuan tugas khusus untuk mempercepat pembentukan koperasi di seluruh wilayah. Ini bukan hanya capaian administratif, tetapi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi terus tumbuh di Kota Banjarmasin,” tambahnya.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan utama bukan pada pembentukan, melainkan bagaimana koperasi tersebut dapat berjalan aktif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Karena itu, peserta bimtek diminta untuk tidak hanya mengikuti kegiatan secara formalitas, tetapi benar-benar memahami materi dan menerapkannya di lingkungan masing-masing.
“Jadikan koperasi bukan hanya simbol program nasional, tetapi sebagai alat perjuangan ekonomi kerakyatan di Kota Banjarmasin,” tegasnya.






Tinggalkan Balasan