KAKINEWS.ID, BANJARMASIN – Sebanyak puluhan pejabat dari berbagai daerah dinyatakan lolos seleksi administrasi dalam proses Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin. Mereka selanjutnya akan mengikuti tahapan assessment, penulisan makalah, hingga wawancara untuk memperebutkan tujuh jabatan strategis.

Berdasarkan pengumuman Panitia Seleksi tertanggal 2 Juli 2026, formasi yang dibuka meliputi Sekretaris DPRD Kota Banjarmasin, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja.

Persaingan paling ketat terjadi pada jabatan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Sebanyak 15 pejabat lolos seleksi administrasi untuk memperebutkan satu kursi tersebut. Para peserta tidak hanya berasal dari lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin, tetapi juga dari Pemerintah Kabupaten Banjar dan Kabupaten Barito Kuala.

Sementara itu, jabatan Kepala Dinas Lingkungan Hidup diikuti 10 peserta, sedangkan posisi Kepala Dinas Kesehatan diperebutkan empat kandidat yang memiliki latar belakang di bidang kesehatan maupun pemerintahan.

Sejumlah pejabat juga tercatat mendaftar pada lebih dari satu formasi jabatan. Di antaranya Camat Banjarmasin Tengah Herman Hidayatullah, Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Banjarmasin Dr. Eka Rahayu Normasari, serta Kepala Bidang Penguatan dan Pengembangan Perdagangan Faisal Akly.

Kepala Bidang Mutasi BKPSDM Kota Banjarmasin, Eko Untung Laksono, menegaskan kelulusan administrasi hanyalah tahap awal. Seluruh peserta masih harus mengikuti serangkaian tahapan seleksi yang akan menjadi dasar penilaian kompetensi.

“Seleksi administrasi hanya tahap awal. Setelah ini seluruh peserta wajib mengikuti assessment, pemaparan makalah, dan wawancara. Semua tahapan memiliki bobot penilaian yang akan menentukan siapa yang paling layak menduduki jabatan tersebut,” ujar Eko, Kamis (2/7/2026).

Ia menjelaskan, tes kompetensi atau assessment dijadwalkan berlangsung pada 4–5 Juli 2026 di Assessment Center PPKPP Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru. Selanjutnya peserta akan mengikuti pemaparan makalah dan wawancara pada 6–8 Juli 2026 di Banjarmasin.

Menurut Eko, peserta yang tidak mengikuti salah satu tahapan sesuai jadwal akan dinyatakan mengundurkan diri dari proses seleksi.

“Peserta yang tidak mengikuti salah satu tahapan sesuai jadwal akan dianggap mengundurkan diri dari proses seleksi. Karena itu kami berharap seluruh peserta dapat hadir dan mengikuti seluruh rangkaian yang telah ditetapkan panitia,” katanya.

Ia menambahkan, seleksi terbuka JPT Pratama merupakan implementasi sistem merit dalam manajemen aparatur sipil negara. Melalui mekanisme tersebut, setiap pejabat yang memenuhi persyaratan memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi tanpa membedakan asal instansi.

“Harapannya, pejabat yang nantinya terpilih benar-benar memiliki kompetensi, integritas, dan kemampuan manajerial sehingga mampu mempercepat pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Banjarmasin,” tutupnya.