
KAKINEWS.ID Tanjung – Program Bupati Begana (Berdiam) di Desa atau Bunga Desa yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Tabalong, menyasar warga Desa Salikung, Kecamatan Muara Uya, yang sebelumnya berstatus kawasan terpencil.
Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani mengatakan kunjungan ke Desa Salikung ini untuk memastikan program pembangunan infrastruktur maupun sektor lainnya berjalan dengan baik.
“Banyak kemajuan yang bisa kita lihat di Desa Salikung setelah infrastruktur jalan dan jembatan lebih mantap,” jelas Noor Rifani, Kamis (20/8).
Sejumlah ruas jalan menuju Desa Salikung dari ibukota Kecamatan Muara Uya kini telah dicor beton, sehingga aksesnya lebih mudah meski topografi jalan yang bergelombang karena berada dalam perbukitan.
Program jalan dan jembatan mantap ini, ungkap Haji Fani (sapaan bupati), menjadi komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan.

Tahun ini Pemkab Tabalong akan melanjutkan perbaikan jalan Desa Binjai – Desa Salikung dan Desa Salikung – Desa Kumap dengan target tahun 2028 tuntas.
Kegiatan Bunga Desa Bupati Tabalong didampingi Ketua TP PKK Hj Desy Suryanti juga menyosialisasikan berbagai program kegiatan prioritas sekaligus memastikan program ini berjalan dengan baik.
Mulai dari program home care, pembangunan RTH Smart, beasiswa siswa SD dan SMP berprestasi, beasiswa keluarga miskin, hingga disabilitas.
Warga Desa Salikung juga mendapatkan berbagai layanan jemput bola, mulai dari pelayanan administrasi kependudukan oleh Disdukcapil, pembuatan izin berusaha oleh DPMPTSP Tabalong, pembayaran pajak daerah oleh Bapenda, perpustakaan keliling hingga pemeriksaan kesehatan gratis dan sunatan massal dari Puskesmas Muara Uya.
Salah satu pelaku usaha di Kecamatan Muara Uya, H Kursani, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bupati Tabalong karena infrastruktur jalan dan jembatan di Desa Salikung lebih baik sehingga akses masyarakat jadi mudah.
“Tak hanya infrastruktur, usulan peningkatan pelayanan masyarakat di Desa Salikung juga sudah terpenuhi,” jelas H Kursani.





