
Tim Satgas Pangan Polda Kalimantan Selatan melakukan pengecekan ketersediaan stok dan harga bahan pokok di Pasar Pandu, Banjarmasin, Kamis (30/4/2026).
KAKINEWS, BANJARBARU – Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Kalimantan Selatan turun langsung meninjau ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bahan pokok di Pasar Pandu, Banjarmasin, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin AKP Sufian Noor guna memastikan kebutuhan pangan masyarakat menjelang akhir April tetap aman serta tidak ditemukan kecurangan dalam rantai distribusi.
AKP Sufian Noor menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan yang diteruskan oleh Dirreskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar melalui Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel. Pelaksanaan di lapangan dipimpin PS Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel Kompol Oliestha Ageng Wicaksana.
Menurutnya, pengecekan pasar dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus langkah preventif untuk menjaga daya beli warga.
“Kami cek langsung ke lapak-lapak, berdialog dengan pedagang dan pembeli. Harga relatif stabil, stok mencukupi, dan tidak ada indikasi penimbunan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, AKP Sufian Noor didampingi AKP Widodo Saputro, Aiptu Ahmad Baihaki, Brigadir Ridzahul Khairin, Brigadir Ary Fajar, Brigadir David Kornianto, serta personel Propam.
Tim melakukan pemantauan terhadap sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, daging, cabai, dan bawang.
Kehadiran Satgas Pangan mendapat sambutan positif dari para pedagang karena dinilai memberikan rasa aman serta menjaga iklim perdagangan tetap kondusif.
Selain itu, tim juga mengingatkan pedagang agar tidak menjual barang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) serta segera melaporkan apabila ditemukan praktik kecurangan di lapangan.
Satgas Pangan Polda Kalimantan Selatan memastikan pengawasan akan terus dilakukan melalui inspeksi mendadak di pasar tradisional maupun modern guna menjaga stabilitas harga menjelang Mei 2026.






Tinggalkan Balasan