
Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan H. Suriani, S.Sos., M.AP., memimpin rapat percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih di Aula Disnakerkop UKM HSS. (Foto: Istimewa)
KAKINEWS, HSS – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus mendorong percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat berbasis desa.
Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati HSS H. Suriani, S.Sos., M.AP., saat memimpin rapat progres pembangunan KDKMP di Aula Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten HSS, Senin (30/03/2026).
Rapat ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 yang mengamanatkan pemerintah daerah untuk menyiapkan lahan bagi pembangunan Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari strategi nasional penguatan ekonomi desa.
Dalam pemaparan, pembangunan KDKMP di Kabupaten HSS saat ini telah berjalan di 25 titik desa. Capaian tertinggi berada di Desa Lumpangi dengan progres mencapai 82 persen.

Secara keseluruhan, Pemkab HSS menargetkan pembangunan 43 gerai koperasi atau sekitar 30 persen dari total 148 desa dan kelurahan.
Business Assistant Kabupaten, Wahyu Amrullah, menyampaikan bahwa aspek legalitas koperasi telah rampung 100 persen. Selain itu, seluruh Rapat Anggota Tahunan telah terjadwal, sementara pembangunan fisik terus berjalan.
Sejumlah unit usaha juga mulai dirintis melalui kemitraan, seperti penjualan pupuk di Taniran Kubah serta usaha pakan ternak di Desa Gumbil.
Wakil Bupati menegaskan bahwa secara kelembagaan koperasi telah terbentuk dengan baik, namun percepatan pembangunan fisik masih menjadi fokus utama.
“Kita terus mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah sebagai lokasi pembangunan. Ini bagian dari upaya konkret untuk memenuhi target yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti tantangan geografis di wilayah rawa seperti Kecamatan Daha Selatan, Daha Utara, Daha Barat, serta sebagian Kecamatan Kalumpang, yang memerlukan penyesuaian dalam pembangunan.
Meski demikian, Pemkab HSS bersama TNI dan instansi terkait terus berupaya mencari solusi, termasuk mengidentifikasi lahan alternatif yang sesuai dengan ketentuan.
Wakil Bupati menegaskan bahwa program Koperasi Merah Putih merupakan program strategis nasional yang harus disukseskan bersama, dengan target minimal 30 persen pembangunan dapat rampung pada Juli 2026.
“Ini bukan hanya program pembangunan, tetapi upaya nyata meningkatkan ekonomi masyarakat desa. Kami mengajak semua pihak untuk bergerak bersama memastikan program ini berjalan optimal,” tegasnya.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan, Pemkab HSS optimistis Koperasi Merah Putih akan menjadi pilar ekonomi baru di desa, membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.






Tinggalkan Balasan