KAKINEWS.ID Tanjung – Lomba Talintingan Bagarakan Sahur yang menjadi agenda rutin setiap Ramadan di Kabupaten Tabalong, berlangusngh semarak.

Area di seputaran depan Gedung Saraba Kawa Tanjung dan Taman Giat Kota Tanjung yang menjadi pusat kegiatan dengan panggung besar nampak dipadati masyarakat.

Bukan hanya di area itu, beberapa ruas jalan yang menjadi rute peserta Lomba Talintingan Bagarakan Sahur turut dipenuhi warga yang ingin menyaksikan secara langsung.

Lomba Talintingan Bagarakan Sahur kali ini tak hanya diikuti dari Kabupaten Tabalong saja, tetapi juga ada di Kabupaten Balangan, Hulu Sungai Utara dan Hulu Sungai Selatan.

Lomba Talintingan Bagarakan Sahur ini sendiri digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tabalong untuk melestarikan budaya lokal masyarakat di Bumi Saraba Kawa.

Dengan peserta puluhan kelompok, Lomba Talintingan Bagarakan Sahur ini dibuka langsung Bupati Tabalong HM Noor Rifani yang hadir didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Tabalong Hj Desi Suryanti Noor Rifani.

Kemudian juga berhadir Wabup Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf didampingi Ketua GOW Kabupaten Tabalong Nur Dewi Julianti, unsur forkopimda dan pejabat lainnya.

Bupati Tabalong HM Noor Rifani dalam sambutannya menyampaikan, pawai Talintingan Bagarakan Sahur bukan sekadar kegiatan seremonial. Tetapi juga bentuk pelestarian budaya daerah yang sarat nilai kebersamaan, semangat gotong royong, dan syiar Ramadan.

“Pawai ini juga bukan hanya hiburan, tetapi juga bentuk pelestarian tradisi daerah yang sudah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat,” katanya.

Kemudian kegiatan ini menurutnya menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap tradisi lokal, sekaligus memperkuat karakter religius masyarakat Tabalong.

Harapannya para peserta, khususnya anak-anak dan generasi muda, bisa terus mencintai dan melestarikan budaya daerahnya.

Sementara itu, Plt Kepala Disdikbud Kabupaten Tabalong, Nanang Mulkani, dalam laporannya menyampaikan total peserta ada 41 kelompok.

Dari 41 peserta tersebut terdiri dari kategori umum berjumlah 6 grup dan peserta kategori khusus berjumlah 35 grup.”Peserta terbagi dua kategori yaitu kategori umum untuk Banua 6 dan khusus untuk wilayah Tabalong,” katanya.