
Kakinews.id, MARTAPURA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di sekitar Jalan Pemajatan, Komplek Le Purnama Residence KM 2,3 RT 004, Kelurahan Gambut, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Selasa (1/9/2026) siang.
Kobaran api yang membakar semak dan lahan tersebut sempat mengarah ke kawasan permukiman padat penduduk. Kondisi ini membuat warga di sekitar Komplek Le Purnama Residence panik lantaran api semakin mendekati rumah-rumah warga.
Mendapat laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar melalui Pos Sektor Gambut langsung bergerak menuju lokasi.
Satu unit Water Supply 106 dikerahkan untuk melakukan penanganan. Petugas bersama tim relawan gabungan kemudian melakukan pemadaman dan pembasahan di area yang terbakar.
Kepala DPKP Kabupaten Banjar, Agus Siswanto, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima informasi adanya karhutla yang berpotensi mengancam permukiman warga.

“Begitu menerima laporan, anggota langsung kami arahkan ke lokasi. Api memang mengarah ke permukiman dan cukup membuat warga panik. Kami melakukan pemadaman dan pembasahan agar api tidak menjalar ke rumah-rumah warga,” ujar Agus Siswanto.
Menurutnya, penanganan tidak hanya dilakukan dengan memadamkan titik api, tetapi juga memastikan kondisi di sekitar permukiman benar-benar aman.
“Setelah api berhasil dikendalikan, petugas kembali melakukan pengecekan dan pembasahan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyala kembali,” jelasnya.
Penanganan berlangsung selama beberapa jam. Petugas mulai menerima laporan sekitar pukul 13.46 WITA dan penanganan dinyatakan selesai pada pukul 17.25 WITA.
Berkat respons cepat petugas DPKP bersama tim relawan gabungan, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak sampai merembet ke rumah warga.
Agus mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi karhutla, terutama di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Kalau melihat adanya titik api, segera laporkan agar bisa ditangani sebelum membesar dan mengancam permukiman,” pungkasnya.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Kerugian materiel juga belum dilaporkan.
Situasi di sekitar Komplek Le Purnama Residence setelah penanganan dinyatakan aman dan terkendali.







