
KAKINEWS.ID, Jakarta – Pemadaman kebakaran lahan gambut harus tetap dilakukan meskipun hujan telah turun, terutama jika masih ditemukan bara api atau indikasi kebakaran di bawah permukaan tanah. Hal ini karena hujan belum tentu mampu memadamkan bara yang berada jauh di dalam lapisan gambut.
Edukator Mitigasi Bencana Daryono menjelaskan, kebakaran lahan gambut memiliki karakteristik smouldering combustion, yaitu proses pembakaran membara tanpa nyala api yang dapat berlangsung lama di bawah permukaan tanah.
Kondisi tersebut membuat kebakaran gambut berpotensi tetap berlangsung meskipun api di permukaan telah padam akibat hujan.
“Jadi, hujan turun bukan berarti api sudah padam,” demikian penjelasan Daryono, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/10/2026).
Menurutnya, proses pemadaman baru dapat dihentikan setelah dipastikan tidak ada lagi bara api aktif, termasuk yang berada di bawah permukaan gambut.

Karena itu, pemeriksaan dan pemantauan pascakebakaran tetap diperlukan untuk memastikan tidak ada bara tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Penanganan yang menyeluruh menjadi penting mengingat bara di dalam lapisan gambut dapat bertahan lama dan kembali memicu kebakaran ketika kondisi lingkungan mendukung.









