KAKINEWS, Tabalong – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong menetapkan sejumlah persyaratan bagi putra-putri daerah yang ingin mengikuti program pemagangan di PT Demitra Karsa Perdana A5 yang bergerak di bidang jasa satuan pengamanan. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja lokal, khususnya pada sektor pengamanan profesional.

Peserta pemagangan diprioritaskan bagi warga Tabalong yang telah mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Tabalong serta memiliki sertifikat Gada Pratama sebagai syarat dasar untuk menjadi tenaga satuan pengamanan.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tabalong juga memberikan kesempatan khusus kepada masyarakat yang masuk dalam Data Terpadu Penanggulangan Kemiskinan atau SILANGKARR sebagai bentuk keberpihakan kepada kelompok masyarakat kurang mampu.

Untuk tahun 2026, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran pemagangan dalam negeri bagi 10 orang peserta yang difokuskan khusus untuk program pemagangan satuan pengamanan di PT Demitra Karsa Perdana A5.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong, Hadi Ismanto, menjelaskan bahwa meskipun peserta diprioritaskan dari data SILANGKARR dan telah memiliki sertifikat Gada Pratama, seluruh calon peserta tetap wajib mengikuti proses seleksi sesuai ketentuan perusahaan.

“Memang di anggaran kita itu insyaallah teranggarkan untuk 10 orang pemagangan dalam negeri dan memang kita fokuskan ke satpam, khusus satpam A5. Sepuluh orang itu bukan untuk umum, tetapi untuk orang-orang yang masuk data SILANGKARR atau Sistem Penanggulangan Kemiskinan Terpadu dan Terintegrasi, jadi khusus orang miskin yang masuk data SILANGKARR dan sudah memiliki sertifikasi Gada Pratama. Namun sekali lagi harus memenuhi persyaratan. Walaupun misalnya dia SILANGKARR, tetapi tingginya tidak sampai, maka mohon maaf tidak bisa, karena yang melakukan seleksi nanti dari pihak A5 sendiri,” ujar Hadi Ismanto.

Ia menambahkan, seleksi akan meliputi pemeriksaan administrasi serta persyaratan fisik yang sepenuhnya dilakukan oleh pihak perusahaan sebagai pengguna tenaga kerja.

Selain kuota yang dibiayai pemerintah daerah, Dinas Tenaga Kerja Tabalong juga membuka kesempatan bagi masyarakat umum yang ingin mengikuti program pemagangan secara mandiri di luar kuota tersebut.

Melalui program pemagangan ini, diharapkan putra-putri Tabalong dapat memperoleh pengalaman kerja, meningkatkan keterampilan, serta memiliki peluang lebih besar untuk terserap di dunia kerja, terutama di bidang jasa pengamanan.