
SURABAYA, KAKINEWS.ID — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Jumat 6 November malam di Surabaya dianugerahi Fatima Al-Fihriya Award 2026 karena kiprahnya dalam kepemimpinan perempuan dan pemberdayaan sosial.
Penghargaan diberikan kepada tokoh perempuan yang memiliki kontribusi nyata di bidang pendidikan, kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat.
Penganugerahan edisi keenam 2026 diselenggarakan di Indonesia melalui kolaborasi Asosiasi Profesor Muslimat NU, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Programme MED 21, Association de Soutien au Programme MED 21, dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Selain Khofifah, empat tokoh perempuan lain juga menerima penghargaan serupa adalah Sinta Nuriyah Wahid, mantan Presiden Singapura Halimah Yacob, Bassima Hakkaoui dari Maroko, dan Neziha Labidi dari Tunisia.
Sinta Nuriyah Wahid dianugerahi atas dedikasinya dalam advokasi kemanusiaan dan kesetaraan gender.

Halimah Yacob menerima penghargaan atas kiprahnya dalam kepemimpinan perempuan, keadilan sosial, dan tata kelola.
Bassima Hakkaoui diapresiasi atas kontribusinya dalam pemberdayaan perempuan dan kebijakan sosial.
Dan, Neziha Labidi atas pengabdiannya di bidang hak perempuan dan anak serta pembangunan keluarga.
Khofifah menyatakan rasa syukur dan mendedikasikan penghargaan tersebut kepada perempuan serta relawan yang selama ini mengabdi kepada masyarakat.
Ia mengajak seluruh pihak meneladani Fatima al-Fihriya, tokoh perempuan yang lebih dari seribu tahun lalu mewakafkan hartanya untuk mendirikan Masjid al-Qarawiyyin di Fez, Maroko. Masjid itu kemudian berkembang menjadi pusat keilmuan dan salah satu universitas tertua di dunia.
Di Jawa Timur, pemberdayaan perempuan digalakkan antara lain melalui program Kewirausahaan Inklusif Produktif Perempuan Tangguh Mandiri Jawa Timur Sejahtera (KIP Putri Jawara) yang memberikan bantuan modal usaha kepada perempuan.
Perwakilan lembaga pemberi penghargaan dari Forum Azzahra for Moroccan Women sekaligus Ketua Asosiasi Program Mediterania 21 dari Tunisia, Muhammad Al Arabi bin Athiyyah, mengapresiasi dukungan Gubernur Khofifah yang memfasilitasi penyelenggaraan The Sixth Fatima Al-Fihriya Awards 2026 di Indonesia.
“Terima kasih kepada Ibu Khofifah yang telah memberikan fasilitas untuk mengadakan The Sixth Fatima Al-Fihriya Awards 2026. Semoga ini menjadi penyemangat bagi seluruh perempuan di dunia,” katanya.
Acara dihadiri antara lain Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta, dan Ketua Asosiasi Profesor Muslimat NU Amany Lubis.***









