New Jersey, Kakinews – Timnas Inggris menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Panama pada laga terakhir Grup L di Stadion New York New Jersey, Minggu (28/6/2026) dini hari WIB.

Sempat dibuat frustrasi oleh permainan disiplin Panama sepanjang babak pertama, The Three Lions akhirnya memecah kebuntuan setelah turun minum. Jude Bellingham membuka keunggulan Inggris pada menit ke-62 sebelum Harry Kane menggandakan skor lima menit berselang.

Bellingham tampil sebagai bintang lapangan. Selain mencetak gol pembuka, gelandang Real Madrid itu juga menyumbang assist melalui umpan silang matang yang diselesaikan Kane menjadi gol kedua Inggris.

Secara statistik, Inggris tampil dominan sepanjang pertandingan. Pasukan Thomas Tuchel melepaskan 17 tembakan dengan enam di antaranya mengarah ke gawang, sementara Panama hanya mampu mencatatkan 13 percobaan dengan dua tembakan tepat sasaran. Inggris juga menguasai jalannya laga dengan 68 persen penguasaan bola, jauh di atas Panama yang hanya mencatatkan 32 persen.

Kemenangan tersebut memastikan Inggris finis sebagai juara Grup L dengan koleksi tujuh poin hasil dua kemenangan dan satu kali imbang. Sebaliknya, Panama harus mengakhiri turnamen di dasar klasemen dan menjadi satu-satunya tim di grup yang gagal mencetak gol sepanjang fase grup.

Di sisi lain, Harry Kane kembali menorehkan catatan bersejarah. Gol ke gawang Panama menjadi gol ketiganya di Piala Dunia 2026 sekaligus menjaga persaingan dalam daftar top skor turnamen.

Lebih istimewa lagi, gol tersebut mengantarkan Kane menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Inggris di ajang Piala Dunia. Penyerang Bayern Muenchen itu kini telah mengoleksi 11 gol di putaran final Piala Dunia, melewati rekor milik legenda Inggris Gary Lineker.

Dengan Inggris yang masih melaju ke fase gugur, peluang Kane untuk terus menambah koleksi golnya sekaligus memperlebar rekor tersebut masih terbuka lebar.

Keberhasilan finis di puncak Grup L juga memberi keuntungan besar bagi Inggris dalam bagan fase gugur. The Three Lions terhindar dari jalur berat yang dihuni sejumlah tim unggulan.

Pada babak 32 besar, Inggris akan menghadapi salah satu tim peringkat ketiga terbaik yang kemungkinan berasal dari Senegal, Aljazair, atau Republik Demokratik Kongo. Jika mampu melewati laga tersebut, Inggris berpeluang bertemu tuan rumah Meksiko di babak 16 besar.

Tantangan yang lebih berat diperkirakan baru akan datang di perempat final, ketika Brasil atau Norwegia berpotensi menjadi lawan mereka.

Sementara itu, jalur berbeda harus ditempuh Kroasia yang finis sebagai runner-up Grup L. Vatreni berpotensi menghadapi lawan-lawan tangguh seperti Kolombia, Portugal, hingga Spanyol dalam perjalanan menuju babak delapan besar.

Susunan Pemain

Panama (5-3-2): Orlando Mosquera; Michael Murillo, Fidel Escobar, José Córdoba, Andrés Andrade, Jorge Gutierrez; Cristian Martínez, Yoel Bárcenas, Carlos Harvey; José Luis Rodríguez, Tomas Rodríguez.

Pelatih: Thomas Christiansen.

Inggris (4-2-3-1): Jordan Pickford; Jarell Quansah, Marc Guéhi, Ezri Konsa, Nico O’Reilly; Morgan Rogers, Elliot Anderson; Bukayo Saka, Jude Bellingham, Marcus Rashford; Harry Kane.

Pelatih: Thomas Tuchel.