
Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan H. Suriani membuka kegiatan Training Center Kafilah MTQ Kabupaten HSS di Gedung Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Kota Banjarbaru, Kamis (23/04/2026), sebagai persiapan menghadapi MTQ Nasional ke-37 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Barito Kuala.( Foto : Istimwa)
KAKINEWS, HSS – Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H. Suriani, S.Sos., M.AP., membuka kegiatan Training Center Kafilah MTQ Kabupaten HSS di Gedung Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Kota Banjarbaru, Kamis (23/04/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-37 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang akan digelar di Kabupaten Barito Kuala.
Dalam sambutan tertulis Bupati HSS H. Syafrudin Noor, S.E., S.Sos., yang dibacakan Wakil Bupati, Pemerintah Kabupaten HSS menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten HSS atas pelaksanaan kegiatan pembinaan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada LPTQ Kabupaten HSS atas terselenggaranya kegiatan Training Center ini,” ujar Wabup.
Ia menegaskan, Training Center tidak hanya menjadi sarana peningkatan kemampuan teknis peserta, tetapi juga sebagai proses pembinaan mental, spiritual, dan penguatan karakter generasi Qurani.

“Training Center ini bukan sekadar latihan teknis, tetapi juga proses pembinaan mental, spiritual, serta penguatan karakter para peserta,” lanjutnya.
Para peserta diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal sebagai bekal menghadapi ajang MTQ tingkat provinsi, sekaligus meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Prestasi itu penting, namun yang jauh lebih utama adalah bagaimana kita mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten HSS juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari upaya pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak, religius, dan berlandaskan nilai-nilai agama.






Tinggalkan Balasan