KAKINEWS.ID, Jakarta: Singapura dan Thailand bertemu pada fase gugur Piala AFF 2026 pada Sabtu (15/8/2026) pukul 20:00 WIB. Turnamen sepak bola antarnegara Asia Tenggara atau ASEAN Hyundai Cup 2026 tersebut berlangsung 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.

Singapura tergabung di Grup A bersama Vietnam, Indonesia, Kamboja dan Timor-Leste. Sementara itu, Thailand berada di Grup B bersama Malaysia, Filipina, Myanmar dan Laos.

Pada fase grup, Singapura mengawali kiprahnya dengan kemenangan 2-1 atas Kamboja, kemudian mengalahkan Timor-Leste 2-0. Hasil tersebut membuat The Lions tampil kompetitif dalam persaingan Grup A.

Pelatih Singapura, Gavin Lee, menyadari Thailand merupakan lawan yang sangat kuat. Singapura sendiri lolos ke semifinal dengan catatan tidak terkalahkan di fase grup.

Dalam laga ini, Singapura mengandalkan Ilhan Fandi. Ilhan menjadi salah satu tumpuan utama Singapura setelah mencetak tiga gol di turnamen.

Sementara Thailand mengawali perjalanan di Piala AFF 2026 dengan kemenangan telak 5-0 atas Laos. Thailand merupakan negara tersukses dalam sejarah turnamen dengan tujuh gelar juara.

Pelatih Thailand, Anthony Hudson, menegaskan tidak akan ada sikap meremehkan Singapura. Menjelang leg pertama, Hudson menyatakan “absolutely no complacency” atau tidak boleh ada rasa puas diri/meremehkan lawan.

Format Piala AFF 2026 menempatkan dua tim terbaik dari masing-masing grup ke semifinal. Pertandingan semifinal dimainkan dalam dua leg pada 15-16 Agustus dan 18-19 Agustus 2026.

Dengan demikian, Singapura vs Thailand dapat menjadi salah satu duel menarik di fase gugur apabila posisi akhir kedua tim di grup mempertemukan mereka.

Prediksi susunan pemain

Singapura (4-2-3-1): Izwan Mahbud; Ryhan Stewart, Irfan Fandi, Lionel Tan, Nur Adam Abdullah; Hariss Harun, Kyoga Nakamura; Song Ui-young, Harhys Stewart, Shawal Anuar dan Ilhan Fandi.

Thailand (4-3-3): Kamphol Pathomakkakul; Narubadin Weerawatnodom, Pansa Hemviboon, Manuel Bihr, Wanchai Jarunongkarn; Sarach Yooyen, Worachit Kanitsribampen, Picha Autra; Yotsakorn Burapha, Teerasak Poeiphimai dan Patrik Gustavsson.