Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati HSS, H. Syafrudin Noor, SE., S.Sos., dalam upacara yang mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”.
Prestasi tersebut menjadi capaian istimewa karena Kabupaten HSS tercatat sebagai satu-satunya kabupaten di luar Pulau Jawa yang menerima penghargaan kategori Kabupaten Berkinerja Tinggi.
Dari total 15 kabupaten penerima penghargaan, 14 kabupaten lainnya berasal dari Pulau Jawa, di antaranya Kabupaten Bandung, Bojonegoro, Banyumas, Gresik, Jombang, Malang, hingga Sidoarjo. Selain kategori kabupaten, penghargaan juga diberikan kepada sembilan pemerintah kota dan lima pemerintah provinsi, termasuk Provinsi Kalimantan Selatan.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinkronisasi, akselerasi, dan kolaborasi antarpemangku kepentingan dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah.
“Kunci keberhasilan otonomi daerah saat ini terletak pada kemampuan daerah dalam memperkuat kewenangan, membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, serta menjaga sinergi antara eksekutif, legislatif, dan Forkopimda,” ujar Bima Arya.
Ia juga menyoroti tantangan otonomi daerah ke depan, khususnya terkait penguatan sumber daya manusia dan kemandirian fiskal daerah.
Sementara itu, Bupati HSS H. Syafrudin Noor menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian yang diraih Kabupaten HSS. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah dan dukungan legislatif.
“Penghargaan ini bukan semata keberhasilan kepala daerah, tetapi hasil kerja keras seluruh perangkat daerah bersama dukungan DPRD dan seluruh pihak yang terus bersinergi membangun Kabupaten HSS,” ujarnya.
Bupati berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Keberhasilan Kabupaten HSS bersama Provinsi Kalimantan Selatan sebagai daerah penerima penghargaan di luar Pulau Jawa dinilai menjadi bukti bahwa kualitas tata kelola pemerintahan di daerah mampu bersaing di tingkat nasional.
Tinggalkan Balasan